Di Lahan Perhutani,Kodim 0810/Nganjuk Giat Panen Dan Tanam Kedelai APBNP 2017 - RADAR MERAH PUTIH

Breaking

Sunday, March 11, 2018

Di Lahan Perhutani,Kodim 0810/Nganjuk Giat Panen Dan Tanam Kedelai APBNP 2017



Nganjuk,Radar Merah Putih

Perluasan Areal Tanam (PAT) merupakan opsi peningkatan produksi kedelai nasional, salah satunya dilakukan di lahan Perhutani.

Di lahan milik Perhutani RPHA Awar - Awar Minthil Petak 1A, Desa Mancon, Kecamatan Wilangan, Jajaran Kodim 0810/Nganjuk melakukan panen raya kedelai dan sekaligus penanaman kembali.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Abdul Wahid Badrus selaku Plt. Bupati Nganjuk, Danrem 081/Dsj yang diwakili Mayor Inf Alwi, Dandim 0810/Nganjuk yang diwakili Mayor Inf Edy Sunarko, Kadis Pertanian Nganjuk yang diwakili Sarno, SP, Budi salah satu perwakilan Kejaksaan Negeri Nganjuk, Asper KRPH Nganjuk, Kepala Staf dan Danramil Jajaran Kodim 0810/Nganjuk berserta anggota, serta Forpimcam Wilangan.

Mayor Inf Edi Sunarko Kasdim 0810/Nganjuk yang mewakili Komandam Kodim menyampaikan bahwa Kodim Nganjuk akan terus memberikan dukungan dalam program swasembada kedelai tahun 2018, untuk itu petani LMDH, Pokja harus mendukung program tersebut dan Kodim dalam hal ini Babinsa akan melaksanakan pendampingan mulai dari terima benih, tanam sampai panen.

“Kami akan terus memberikan pendampingan kepada petani kedelai dan hasil panen juga akan dibeli oleh pemeritah, kita harus optimis dalam tanam kedelai ini bila dilandasi dengan hati yang tulus dan iklas tentunya akan mendapat hasil yang optimal,”. terangnya.

Dalam kesempatan tersebut Plt Bupati Nganjuk juga menyampaikan bahwa banyak hutan di Indonesia yang rusak oleh tangan orang - orang yang tidak bertanggung jawab, oleh karena itu lahan tersebut kita harus menfaatkan guna penaman kedelai, agar mempunyai hasil guna bagi masyarakat.

Kegiatan ini diakhiri dengan pelaksanaan panen, penggilingan kedelai dan dilanjutkan tanam PAT Kedelai APBNP 2017 secara simbolis dilahan Perhutani KPH Nganjuk serta pembelian secara simbolis hasil panen kedelai dari petani.(Abd Sofyan)