Pembelajaran Sholat Secara Gratis. - RADAR MERAH PUTIH

Breaking

Friday, April 27, 2018

Pembelajaran Sholat Secara Gratis.




Nganjuk, Radar Merah Putih.  

Ada yang merasa bahwa ia sudah terlalu tua, malu jika harus duduk di majelis ilmu untuk mendengar para ulama menyampaikan ilmu yang berharga dan akhirnya enggan untuk belajar. Padahal ulama di masa silam, bahkan sejak masa sahabat tidak pernah malu untuk belajar, mereka tidak pernah putus asa untuk belajar meskipun sudah berada di usia senja.

Ada yang sudah berusia 26 tahun baru belajar sholat, bahkan ada yang sudah berusia senja -60 atau 70 tahun- baru mulai belajar. 
Kali ini seorang mantan Kepala Desa di salah satu  kecamatan Patianrowo mengadakan program belajar sholat secara gratis,di mana program tersebut di perkiraan mencapi 1000 jamaah.Program tersebut di adakan di beberapa desa yang berkenan untuk di tempati. Biaya semuanya sudah di tanggung Sunari sendiri selaku penggagas program yang juga mantan Kepala Desa Pisang ini.



Pada hari Jumat, 27/04/2018,Sunari membuka kegiatan belajar sholat di Dusun Mentaos Desa Nglawak kecamatan Kertosono, 
"Saya pribadi mengadakan program ini tanpa ada pamrih apa apa dan tujuan apa apa kecuali ingin mendapatkan ridlo dari Alloh SWT,dengan belajar sholat ini agar semua umat muslim lebih bisa memahami syarat rukunnya sholat, dan ini tidak membatasi usia siapapun boleh ikut dan kami adakan secara gratis."ungkap Sunari.

"Kegiatan ini akan di adakan selama satu bulan, dan setiap harinya nanti akan belajar selama satu jam, untuk waktunya nanti biar di tentukan oleh koordinator setempat, kami mengikutinya. 
Untuk gurunya nanti biar dari wilayah setempat. Dengan belajar sholat bersama seperti ini biar warga muslimin bisa lebih memahami dan mengerti tata cara sholat yang benar."tambahnya. 

Bisyri Mustofa selaku koordinator kegiatan di dusun Mentaos  desa Nglawak ini mengucapkan terima kasih kepada Sunari yang telah dengan ikhlas menciptakan kegiatan ini. Kebanyakan yang mengikuti kegiatan ini adalah kaum ibu ibu. 
"Saya sangat berterima kasih kepada bapak Sunari yang juga mantan kepala desa Pisang yang telah menciptakan kegiatan yang sangat sangat positif ini, apalagi anggarannya berasal dari kantong beliau sendiri, semoga beliau di berikan rizki yang lebih sehingga lebih bisa mengembangkan kegiatan belajar sholat di tempat tempat lain. "ujar Bisrie.(Siwi/Abdul Sofyan). 





Sumber : https://rumaysho.com/2401-tidak-ada-kata-terlambat-untuk-belajar.html