Utamakan Bertatap Muka. Novi- Marhen - RADAR MERAH PUTIH

Breaking

Saturday, April 14, 2018

Utamakan Bertatap Muka. Novi- Marhen

Nganjuk,  Radar Merah Putih-
Paslon Bupati Nganjuk periode tahun 2018- 2023 Novi -Marhen yang kerap dengan panggilan NOR-MA keduanya adalah pasangan yang pas, dan paslon yang selalu mengutamakan bertatap muka langsung dengan masyarakat , Paslon ini yang selalu terjun ditengah tengah masyarakat .Norma ini selalu melihat langsung,  situasi dan kondisi masyarakat yang sebenarnya dan selalu peduli dengan masyarakat yang lemah.
Seperti beberap waktu lalu,  mereka melihat dan menyaksikan kondisi pasar di Kertisono.

Ketika mereka ditanya soal program yang akab mereka sajikan kepada masyarakat Nganjuk bilamana nanti mereka dipilih dan dikehendaki untuk menjadi orang no satu di Kabupaten Ngabjuk.  Pembenahan infrastruktur pasar tradisional masuk daftar teratas program kerja pasangan calon bupati dan wakil bupati nganjuk, Novi Rahman Hidhayat -  Marhaen Jumadi. Pembangunan infrastruktur dan sistem jual-beli pasar tradisional menjadi fokus perhatian untuk mengentas kemiskinan.

Mas Novi menyampaikan, " pasar tradisional di Nganjuk memiliki andil besar dalam serapan tenaga kerja. Ekonomi masyarakat terbangun sejak lama di pasar-pasar. "Makanya harus dibenahi dengan baik infrastrukturnya. Biar tambah berkembang dan bisa bermanfaat bagi banyak orang," ujar Mas Novi ketika ditemui di sela-sela kunjungannya di Pasar Kertosono.

Ia melanjutkan, blusukan ke pasar adalah cara terbaik mengenal, memetakan, dan mencari solusi masalah yang ada di masyarakat. Melihat kondisi alami pasar juga salah satu cara Mas Novi menavigasikan program yang digagas untuk kesejahteraan masyarakat Nganjuk.

Pembenahan pasar, lanjut Mas Novi, sudah direncanakan dan masuk daftar prioritas kerjanya. "Di pasar aspirasinya begitu natural dan mereka itu enggak neko-neko. Mereka hanya ingin dilindungi. Itu sangat yang tidak neko-neko bagi saya, seeing is believing," ungkapnya.

Sementara itu, Kang Marhaen ditempat yang sama juga menyampaikan bahwa pihaknya akan memberi prioritas infrastruktur pasar tradisional. Kalau ingin melindungi pasar tradisional salah satunya memang harus nyaman. "Mereka tidak menuntut AC. Mereka hanya minta yang berjualan dan membeli sama-sama nyaman, pasar tradisional tidak becek. Aromanya bisa dikurangi. Karena sama-sama sehat," katanya.

Bersama Mas Novi, Kang Marhaen menyiapkan program pembenahan infrastruktur. Mas Novi-Kang Marhaen ingin pembangunan infrastruktur bisa berdampak pada pengembangan wilayah terpadu demi mempermudah mobilitas komoditas sandang hingga pangan ke pelosok-pelosok di wilayah Nganjuk. Hal itu juga yang Mas Novi-Kang Marhaen fokuskan untuk menurunkan angka ketimpangan kota dan desa.

Ketika masuk ke lorong-lorong pasar, para pedagang dan pembeli langsung menyerbu ke tempat Mas Novi dan Kang Marhaen berdiri. Mereka melayani permintaan masyarakat yang meminta swafoto. "Doakan kami.(siwi).