"Arogan,Baru Menjabat I Putu Gde Djaja Berulah" - RADAR MERAH PUTIH

Breaking

Sunday, June 24, 2018

"Arogan,Baru Menjabat I Putu Gde Djaja Berulah"




Denpasar,Radar MP - Baru saja lolos verifikasi menjadi peserta Pemilu Tahun 2019,Partai Berkarya Provinsi Bali sudah berulah dengan melaƙuƙan pemecatan kepada beberapa pengurus yang kurang loyalis hanya karena tidak terpenuhinya pengurus menyerahkan daftar Calon Legeslatif Tahun 2019 untuk diverifiƙasi oleh DPW Partai Berkarya Provinsi Bali.

Hal inilah membuat punggawa Ormas Citos ( pecinta soeharto) provinsi Bali I Made Richy Ardhana yasa yg akrab dipanggil Ray
menyayangkan sikap arogansi dari Ketua DPW Partai Berkarya I Putu Gde Djaja yg baru saja diangkat karena mundurnya ketua lama Brigjen Pol purn Dewa Bagus Made Suharya SH, yang memberhentikan para ketua pengurus kabupaten dan kota seperti Negara , Denpasar, Klungkung , Gianyar.Hampir semuanya yang sudah susah payah berjuang demi menciptakan keberhasilan sebuah partai ini diakui  legalitasnya dan diverifikasi oleh KPU agar dapat mengikuti kegiatan politik di Masing masing daerah.
Informasi yang dihimpun awak media online Radar MP saat melanjutkan wawancarnya dengan Ray menyampaikan,"
sikap arogansi yang ditonjolkan oleh Ketua DPW Bali,Gde Djaja akan mengakibatkan traumatik politik bagi masyarakat yang memahami issue yg berkembang di masyarakat tentang kepemimpinan Gde Djaja, yang belum sepenuhnya benar,"tegasnya.
Ditambahkan oleh Ray," yang pasti pemimpin provinsi Bali khususnya harus memiliki sikap welas asih dan menjaga semua aspek seperti  kepemimpinan yang pernah dilakukan oleh almarhum pak harto,"paparnya.
Lebih lanjut kata Ray," janganlah merusak nama baik yg dibawa anak anak berkarya ini dengan sikap yang bertentangan dengan ad art partai itu sendiri,"imbuhnya.

Diketahui,pemecatan yang dilakukan sepihak oleh ketua yang baru ini terbaca disurat pemberhentian  yang dikeluarkan tanggal 14 Juni 2018 adalah tentang kesalahan DPD Jembrana yang artinya khusus pemecatan untuk Denpasar Kota adalah tidak masuk akal dan aneh, kesalahan yg dibuat  sesuai keterangan disurat tersebut hanya dengan mengcopy paste saja tidak mencerminkan kepemimpinan yg jauh dari pengayoman.

Diakhir perbincangan dengan Ray,menjelaskan,"
Kesalahan yang dilakukan oleh DPD Partai Berkarya Kabupaten Jembrana namun yg dipecat Ketua DPD Partai Berkarya Denpasar Kota,"(