Empat titik untuk 2018 Desa Gubuk Klakah - RADAR MERAH PUTIH

Breaking

Saturday, June 2, 2018

Empat titik untuk 2018 Desa Gubuk Klakah



Malang,  Radar MP -
Pembangunan  setiap desa di Kabupaten Malang terus digenjot, apalagi saat ini sudah ditunjang dengan adanya berbagai bantuan ,baik dari pemerintah pusat  maupun Daerah berupa DD dan ADD.

Dengan kata lain, seorang kepala desa bagai Direktur Sebuah perusahaan yang diharuskan bisa dan mampu mengelola anggaran tidak sedikit bahkan mencapai di atas satu milyar rupiah setiap desa dari total DD dan ADD.

Menurut Wahyu baru-baru ini sehubungan dengan hal itu, di harapkan pemerintah Desa bisa sesuai aturan dalam pengelolaan anggaran tersebut agar tidak terjadi kesalahan yang fatal, karena hingga saat ini sudah banyak laporan terkait penyimpangan oleh Desa dan sedang kami proses. Ujar Sekretaris Inspektorat pada awak media (31/5).

Lain lagi dengan Pemerintah desa Gubuk Klakah Ngadiono sewaktu ditemui wartawan (2/6) " Progres pembangunan untuk tahun 2018 ,kami mempunyai prioritas pertama Trotoar yang terbagi dalam tiga titik atau lokasi dengan panjang bervariasi seperti Rw 6 sekitar 380 m,Rw 5 sekitar 300 m dan Rw 3 juga 400 m, kalau di ambil rata-rata panjang antara 300 m - 400 m".

Buat pembangunan Drainase ada tiga titik yang pertama Rw 7 (50m) ,Rw 3 (70m), serta Rw 2 (100m) ,lebih jauh Ngadiono menjelaskan " kami juga alokasikan pada pembangunan Paving jalan kampung Rw 1 sepanjang 150 m ditambah untuk Bedah rumah warga yang benar-benar membutuhkan sekitar lima buah unit rumah yang tersebar pada 7 Rw Desa Gubuk Klakah Kecamatan Poncokusumo Kabupaten Malang".

Sedangkan kalau dilihat dari wilayah " Desa Kami mempunyai luas 384 Ha dengan jumlah penduduk 3600 jiwa yang terbagi dalam 1150 Kepala Keluarga, 47 Rt dan 7 Rw, didukung 80% luas lahan desa berupa tanah pertanian,sehingga mayoritas pekerjaan masyarakat desa Gubuk Klakah sebagai Petani".

" Adapun secara teknis mengenai pembangunan tersebut, sesuai petunjuk Pak Camat ,Pembangunan dilaksanakan dulu ,baru setelah selesai kegiatan yang dimaksud ,Saya mengajukan pencairan pada Pemerintah Kabupaten Malang ". Pungkas Ngadiono pada awak media.(ich/ip)