Kang Marhaen : Serap Aspirasi & dengar keluhan PKL sekitaran Alun Alun Nganjuk . - RADAR MERAH PUTIH

Breaking

Thursday, August 16, 2018

Kang Marhaen : Serap Aspirasi & dengar keluhan PKL sekitaran Alun Alun Nganjuk .



Nganjuk,Radar MP -Bukan Kang Marhaen kalau tidak membuat terobosan, Wakil Bupati terpilih Marhaen Djumadi lagi asyik bernostagia kenangan di Sekolah Menengah Pertama Negeri 1 Jl. Basuki Rahmat Nganjuk,tepatnya di utara di alun-alun.Rabu malam, 15/08/2018.

 Saat ada di sekolahan Kang Marhaen serap aspirasi masyarakat lewat tatap muka secara langsung dan bertemu dengan para kawula muda maupun pedagang kaki lima yang melakukan kegiatan di pinggir jalan.

Informasi yang dihimpun awak media online dan cetak, akhir akhir ini Kang Marhaen kerap disapa "bapak e wong cilik".Dalam suasana tersebut, Kang Marhaen begitu menikmatinya dan diskusi santai.hal itulah yang membuat jalinan keakraban.

Kang Marhaen begitu akrab dengan pedagang. Mereka  ingin disambangi jualannya maupun ingin hanya sekedar berfoto.
Mereka mengeluhkan saat ini makin sulit mencari tempat yang pasti dan luas untuk berdagang selain di depan gedung juang,sekitar alun-alun,ataupun yang lainnya.

Salah seorang pedagang mengeluhkan tempat di sekitaran terminal lama, pinggir jalan kereta api Jl. Wage Rudolf Supratman Kelurahan Mangundikaran, Kecamatan Nganjuk, yang disediakan sangatlah sepi. Sedangkan para pedagang kaki lima makin hari makin bertambah.

Dalam kesempatan tersebut Wakil Bupati dari Novi Rahman Hidayat tersebut menyampaikan bahwa, segala aspirasi yang di terima hari ini, terkhusus mengenai tempat untuk usaha.

,"Saya akan mengusulkan dan memperjuangkan agar adanya tempat yang cukup luas untuk para pedagang kaki lima yang sekarang ini kesulitan tempat,yang mempunyai mangsa pasar pembeli yang banyak,".

Bila rencana nanti memang di setujui, kita juga harus membangun komunikasi kembali kepada para pedagang maupun pihak-pihak terkait mengenai tempatnya,juga mengenai alur jumlah konsumen atau pembeli, jadi tempatnya harus cukup strategis namun juga tidak begitu mengganggu alur lalu lintas contohnya.

Area olahraga seperti lapangan basket dapat difungsikan kembali kalau malam dan lain sebagainya”,ungkap Kang Marhaen.(siwi/red)