Polres Nganjuk: Menengok Perkembangan Sintia Amelia Gadis Kursi Roda - RADAR MERAH PUTIH

Breaking

Wednesday, August 8, 2018

Polres Nganjuk: Menengok Perkembangan Sintia Amelia Gadis Kursi Roda

Nganjuk,  Radar MP - Akibat kelumpuhan  yang di deritaSintia Amelia,  gadis berusia 15 tahun ini,  ia harus menerima kenyataanya, setiap hari  duduk diursi roda , dari bangun tidur, siang hari hingga mau tidur lagi  Sintia hanya bisa duduk dikursi roda saja hingga malam tiba , begitu seterusnya.


Sintia  gadis remaja yang mungil dan hanya bisa meratapi nadibnya ini adalah hasil perkawinan dari pasangan  suami istri Senen (69) dan Kotiin (36) , yang berdomisili di Gang Raung Desa Kudu Kecamatan Kertosono ini lumpuh sejak usia 9 bulan.Amelia lahir normal. Ketika dia berusia sembilan bulan, tiba-tiba suhu badannya panas. Tiga hari tiga malam gak mau turun panasnya dan kejang-kejang. Waktu itu dirawat di RSUD Nganjuk,” ujar Kotiin ibu Amelia, Minggu (5/7/2018).


Sepulang dari rumah sakit, lanjut Kottin, anak semata wayangnya ini terlihat lemas dan tak bisa bergerak. Beberapa bulan berikutnya, suhu badan Amelia kembali panas. Dia pun akhirnya dibawa ke RSUD Gambiran Kota Kediri.

“Anak saya divonis dokter mempunyai tulang punggung yang lemas. Saya tidak tahu penyebabnya, mungkin ya waktu sakit kejang-kejang dulu,sebagai orang tua hanya bisa berusaha dan berdo’a semoga bisa sembuh” tandasnya.

Kini di usianya yang menginjak 15 tahun, Amelia sudah bisa berbicara meski sepatah dua patah kata. Tangannya pun sudah bisa digerakkan. “Pernah ikut terapi berjalan, namun belum maksimal hasilnya. Saya berharap suatu saat anak saya bisa berjalan seperti anak-anak pada umumnya,” harap Kotiin.

Rupanya, keluhan Kotin ini didengar oleh Alloh , sehingga ada seseorang yang terketuk hatinya untuk menolong dan memberikan bantuan ,Kapolsek Kertosono Kompol Abraham Sisik S.Sos.,SH.MH melalui laporan dari Bhabinkamtibmas setempat. Mengetahui hal itu, dan langsung melakukan komunikasi dengan pihak RSUD Kertosono.

“Saya sudah koordinasi dengan pihak rumah sakit khususnya dokter saraf. Dalam waktu dekat ini, Amel kita bawa ke sana agar mendapatkan perawatan, dan ini disetujui oleh orang tuanya,” kata Abraham saat mengunjungi Amel.


Diharapkan kegiatan ini akan menjadi pelajaran bagi kita ternyata warga disekeliling kita masih banyak yang perlu mendapatkan perhatian dan uluran tangan dari kita apa lagi kita sebagai anggota Polri yang Promoter tentu akan memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyaraka.(siwi / smber hms )