Proyek Pengecoran Jalan Raya Talang Agung Dikeluhkan Warga - RADAR MERAH PUTIH

Breaking

Tuesday, August 28, 2018

Proyek Pengecoran Jalan Raya Talang Agung Dikeluhkan Warga




Malang , Terkait pengecoran jalan raya dari Jalibar ke arah Blitar yang lebih tepatnya berada di Desa Talang agung Kecamatan Kepanjen Kabupaten Malang.

Adapun menurut Kepala Bidang Perencanaan Dinas Pekerjaan Umum Bina marga Kabupaten Malang Sabarudin (28/8) pada awak media dilokasi pembangunan berlangsung " Spk dari proyek ini tertanggal 8/7/2018 dan waktu pengerjaan sekitar 6 bulan kedepan ".

" Pagu dari proyek ini senilai 2 Milyar rupiah dan pihak pelaksana proyek  dari Cv.Ersa Persada serta Pengawas proyek dari Cv.Pixma Konsultan .lebih jauh, mengenai panjang sekitar 250 meter, lebar 7 meter dan ketebalan cor sampai pasir uruk lunas adalah 50 cm".

Selain itu, " saat Agus selaku Bagian lapangan dari pelaksana proyek tersebut dikonfirmasi wartawan (28/8) tentang keberadaan papan proyek yang seharusnya dipasang, yang bersangkutan  mengelak dengan dalih kalau papan proyek sudah pernah dipasang, tapi karena suatu hal harus diambil lagi dan sekarang ada digudang ". Terangnya

Sedangkan tanggapan dari warga pun bermacam-macam, saat wartawan konfirmasi pada para pedagang disekitar lokasi pengerjaan proyek " saya bersyukur dengan adanya perbaikan jalan ini, tapi mau tidak mau tetap ada dampak negatifnya, yakni omset dari penjualan ditoko kami merosot hingga 50 % yang disebabkan banyaknya polusi udara jelas tidak sehat dan mengganggu pernapasan karena banyak debu berterbangan kesana-kemari yang tentunya sangat mengganggu sekali ". Ucap warga sekitar lokasi

Menurut Kepala desa Talang agung sendiri saat diwawancarai beberapa wartawan (28/8) "Saya berharap agar pembangunan atau proyek pengecoran jalan raya tersebut cepat selesai. jangan molor, seperti kurang profesional saja.
Sebetulnya untuk memperingati HUT RI yang ke 73 tahun ini, kami dari Desa Talang agung mau mengadakan Karnaval , tapi karena ada pengerjaan proyek tersebut, ya otomatis saya pending semua bentuk kegiatan yang melibatkan massa dan harus menggunakan atau memanfaatkan jalan raya ". Pungkas Kepala Desa Talang agung. (Wn/Ip)