" Stop Money Politic " Peranan Perempuan Dalam Pemilu Serentak 2019 - RADAR MERAH PUTIH

Breaking

Friday, March 8, 2019

" Stop Money Politic " Peranan Perempuan Dalam Pemilu Serentak 2019



Nganjuk , Radar MP - Bertempat di Pendopo Andaru Kramat Kecamatan  Nganjuk Kabupaten Nganjuk , Bawaslu Nganjuk gelar Sosialisasi  yang dikususkan untuk peran perempuan dalam pemilu serentak 2019, Sabtu ( 09/03/2019) .
Dalam acara ini mengambil tema " Stop  Money Politic  " , bersama rakyat awasi  Pemilu , bersama  Bawaslu tegakkan Keadilan Pemilu .

Acara dihadiri oleh keterwakilan perempuan dari berbagai elemen  seperti dari  WCC , GOW , Alhidayah ,HKJW , Sat Pol PP  ( perempuan ) , mahasiswi dari STAI.  STIKIP , PWRI Kerta  , beberapa media  perempuan  juga tak lupa dari PKK kabupaten yang dihadiri langsung Ibu Bupati Yuni Rahman Hidayat  sebagai ketua tim penggerak PKK Kabupaten ,juga Ketua Bawaslu ,komisioner  bawaslu Nganjuk .

Acara di awali dengan  pembukaan , menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya , sambutan dari ketu Bawaslu Aziz " peran perempuan dalam kontek pada pemilu sangat besar , karena perempuan mempunyai peran penting pada pemilu nanti , selain itu juga perempuan adalah sebagai penentu baik dan buruknya pembagunan Indonesia ,selain itu dalam DPT terbanyak adalah perempuan , karena itu Bawaslu Nganjuk sangat membutuhkan peran perempuan perempuan di Nganjuk bisa menghasilkan pemilu 2019 yang baik  demokratif dan kondusif , terlebih dulu dalam menyikapi Money Politic sehingga dalam pemilu nanti bisa menghasilkan pemilu kususnya di Kabupaten Nganjuk yang demokratif ." jelas Aziz ketua Bawaslu Nganjuk .

Selesai sambutan dilanjut dengan deklarasi "  Stop Money Politic " yang saat ini dipandu oleh Vina salah satu personil Bawaslu Nganjuk yang diikuti oleh seluruh undangan yang ada .

Sebagai tanda diresmikanya acara tersebut , dengan penandatanganan yang dilakuan Abdul  Azis sebagai ketua Bawaslu Nganjuk , Ibu  Yuni Rahman Hidayat selaku ketua penggerak PKK kab Nganjuk , ibu Musfidah selaku ketua WCC Nganjuk juga beberapa perwakilan dari universitas yang ada di Nganjuk .


Dialog bersama  adalah point penting dalam kegiatan tersebut , yang dipandu oleh Wina  dari Bawaslu ,sebagai moderator Wina menyampaikan ," sebagai kaum perempuan kita hendaknya bisa
menjadikan contoh dalam hal money politic , salah satu contoh ibu Istianah  dari alhadiyah yang peduli dengan pemilu .
" kita sebagai kaum perempuan mari kita tegakkan kita junjung tinggi peran perempuan , karena selama ini perempuan di anggap sebagai makmum dari laki laki sehingga segala sesuatu selalu dibelakang laki laki , pada praktek dilapangan peran perempuan adalah yang menentukan baik dan buruk pembangunan maupun rumah tangga , terlebih dalam hal pemilun2019 nanti ," jelas wina .

Beberapa segmen yang ada , segmen pertama dialog  dan tanya jawab , semoga di acara ini bisa menjadikan Pemilu 2019 ,Kabupaten  Nganjuk menjadi icon pemilih cerdas .(siwi) .