Polres Nganjuk : Konferensi Pers Ungkap Kasus Pencurian di Bagor . - RADAR MERAH PUTIH

Breaking

Monday, July 22, 2019

Polres Nganjuk : Konferensi Pers Ungkap Kasus Pencurian di Bagor .



Nganjuk , Radar Merah Putih. com-Polres Nganjuk gelar Konferesni Pers,  Ungkap Kasus Pencurian di Bagor beberapa waktu lalu  di Mapolres Nganjuk, Senin (22/07/2019).

Kapolres Nganjuk AKBP Dewa Nyoman Nanta Wiranta menyampaikan bahwa,  " kami sengaja menggelar konferensi pers  siang ini dan mengungkap terkait  pencurian yang terjadi di wilayah kecamatan Bagor,  " jelas Kapolres kepada awak media.

" Suhari bin Basim(49) asal Dusun Kedunggayam, Desa Kedungmlati, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Jombang, pelaku pencurian di rumah kosong menyerah setelah ditembak oleh petugas dari polres Nganjuk saat penangkapannya, Sabtu(12/7)." jelas Dewa.

Lebih lanjut Kapolres  menjelaskan "Bermula dari laporan 2 korban Mulyadi dan Edi Purnomo, asal Desa Sekarputih, Kecamatan Bagor yang merasa kecurian, melapor ke polsek Bagor.
Setelah dicek dan dilakukan pengembangan, terdapat petunjuk yang mengarah pada 1 pelaku.
“Pelaku memulai naik bus dari Terminal Bus Jombang ke Terminal bus Nganjuk dan dilanjutkan naik ojek ke RSUD , " jelasnya.

" Kemudian dari situ jalan kaki ke TKP tepat pukul 01.00 wib langsung ke rumah Edi Purnomo mengambil 2 Hp, tas ransel dan uang Rp.1 juta,” ungkap Kapolres Nganjuk AKBP Dewa Nyoman Nanta Wiranta,SH,SIK,MH saat ‘Konferensi Pers’ pada hari Senin(22/7)

Merasa ‘aman ’ Tersangka lanjutkan besoknya ke rumah tetangga Edi, yaitu ke rumah korban Mulyadi yang berjarak beberapa ratus meter saja.
Di situ pelaku membobol jendela dan lemari, mengambil cincin emas, kalung, anting, 2 buah Hp  yang bermerk dan uang dalam tas.

“Saat hendak ditangkap, pelaku sempat lari dan lakukan perlawanan sehingga terpaksa dihadiahi timah panas di betis kaki kanannya,” imbuh Dewa.

“Tersangka akan dikenai pasal 363 ayat 1 ke-3e dan 5e juga pasal 65 ayat 1 KUHP tentang tindak pidana pencurian dengan pemberatan atau sejenisnya dg ancaman hukuman penjara 7 tahun, “pungkasnya didampingi Kasat Reskrim Polres Nganjuk Iptu Nikolas Bagas YN.( red)