Dalam Waktu Dekat akan ada Pemeriksaan Lanjutan serta Pelimpahan ke Pengadilan Tipikor ; Muhandas Ulimen - RADAR MERAH PUTIH

Breaking

Friday, August 23, 2019

Dalam Waktu Dekat akan ada Pemeriksaan Lanjutan serta Pelimpahan ke Pengadilan Tipikor ; Muhandas Ulimen



Malang,  Radar Merah Putih. Com - Team Satuan Khusus Pemberantasan Korupsi dari Kejaksaan Negeri Kepanjen, di bantu dari Intel dan Datun (23/8) melakukan penggeledahan di sejumlah ruangan Kantor Dinas kesehatan guna mencari tambahan barang bukti terkait kasus dugaan korupsi honor perawat Ponkesdes se kabupaten Malang tahun 2015, yang menyebabkan kerugian negara sekitar rp.670.000.000 (enam ratus tujuh puluh juta rupiah).

Dalam penggeledahan kali ini, pihak Penyidik dari Kejari Kepanjen menurunkan tim Satuan Khusus Pemberantasan Korupsi berjumlah 5 orang serta beberapa orang dari Intel dan Datun dan di pimpin Muhandas Ulimen selaku Kasi pidsus Kajari Kepanjen.

Terkait hal ini, Muhandas Ulimen saat di mintai keterangan awak media “ Penggeledahan kita lakukan mulai pukul 8.00 - 11.00 dan yang kita geledah Seluruh ruangan mulai dari ruang Kabag Keuangan, ruang Kepala dinas kesehatan, ruang bagian Umum, Yankes serta Gudang ".

" Selain itu, dari berkas yang kita sita saat ini ada beberapa flas disk, 1 koper berkas,1 kardus berkas sebagai tambahan atau pelengkap untuk proses membuat tuntutan yang mana berkas-berkas tersebut masih terkait proses pencairan dana ponkesdes tahun 2015 ".

" Dan untuk saudara Yohan charles selaku kabag keuangan yang sudah berstatus sebagai tersangka, saya harapkan agar  lebih kooperatif dalam membantu proses hukum yang sedang berjalan saat ini. Dalam waktu dekat akan ada pemeriksaan lanjutan juga pelimpahan berkas ke Pengadilan Tipikor ".

Sedangkan dari Plt Kepala Dinas kesehatan Kabupaten Malang, dr.RA.Ratih Maharani " kedatangan tim dari Kajari Kepanjen ini terkait kasus Ponkesdes tahun 2015 lalu, yang menyeret Kabag Keuangan Dinas kesehatan saudara Yohan Charles ".

“Dan Kasus tersebut ketika Kepala Dinasnya bapak Abdurahman, dan Yohan saat itu sebagai Kabag Keuangan. Tetapi, saat ini Pak Yohan tidak kelihatan dikantor ijin sakit kelihatannya".

“Saya terkait hal ini, sudah dua kali diperiksa. Tapi, untuk penggeledahan baru sekali ini. Sebelumnya juga sempat digeledah KPK,” pungkas dr.RA.Ratih.

Dan setelah proses  penggeledahan hingga penyegelan ruang Kabag Keuangan selesai, tampak Yohan Charles  datang dengan tergopoh-gopoh sambil menghindar dari awak media. (Team/ich)