Polres Nganjuk : Kapolres Ungkap 7 Kasus Narkotika dan Okerbaya - RADAR MERAH PUTIH

Breaking

Thursday, August 29, 2019

Polres Nganjuk : Kapolres Ungkap 7 Kasus Narkotika dan Okerbaya



Nganjuk,Radar Merah Putih.com - Selama bulan Agustus 2019 Polres Nganjuk  ungkap kasus 7 perkara,3 diantaranya kasus narkotika bersama 4 tersangka dan 4 kasus okerbaya ,narkotika /shabu 5 tersangka,diungkapkan dalam konferensi press di Mapolres Nganjuk .Kamis,29/09/2019.

Dalam Konferensi press tersebut,Kapolres Nganjuk AKBP Dewa Nyoman Nanta Wiranta dihadapan awak media menunjukkan barang bukti yang ditangani Satresnarkoba dan  mengungkapkan bahwa berdasarkan  LP/A/192/VIII/2019/JTM/RES NGANJUK/Satresnarkoba,Tgl 03 Agustus 2019 JLH TSK 1,dengan barang bukti 1 plastik klip shabu ditimbang beserta pembungkusnya berat kotor  1.12 (satu koma dua belas) gram ,ditangkap pada pukul 18.30 Wib di jalan Dsn. Kandangan Ds. Kedungrejo Kec. Tanjunganom Kab. Nganjuk,"jelasnya

Para tersangka berderet tertunduk malu saat duduk berada di depan Kapolres,
Dewa Nyoman sambil menambahkan,"sedangkan LP/A/235/VIII/2019/JTM/RES NGANJUK/SatresnarkobaTgl 24 Agustus 2019 ,1 TSK dengan barang bukti 1 (satu) plastik klip shabu ditimbang beserta pembungkusnya berat kotor 0,17 (nol koma tuju belas) gram. ditangkap pukulbl 21.30 Wib malam hari  di warung kopi  Dsn. Kandangan Ds. Kedungrejo Kec. Tanjunganom Kab. Nganjuk,"tuturnya

 ,"kemudian LP/A/238/VIII/2019/JTM/RES NGANJUK/Satresnarkoba Tgl 26 Agustus  2019,1 TSK dengan barang bukti 1 plastik klip shabu ditimbang beserta pembungkusnya berat kotor 0.32 (nol koma tiga puluh dua) gram, 1 plastik klip shabu ditimbang beserta pembungkusnya berat kotor 0.32 (nol koma tiga puluh dua) gram, 1 plastik klip shabu ditimbang beserta pembungkusnya berat kotor 0.06 (nol koma nol enam) gram, 1 pipet kaca yang ada sisa shabunya berat kotor 1.56 (satu koma lima puluh enam) gram,ditangkap.pada pukul 12.30 Wib siang hari , di depan rumah Desa Kepuhrejo Kec. Gampengrejo Kab. Kediri ,"jelas Kapolres secara rinci.

menurut Kapolres Pasal yang disangkakan berkaitan dengan tanpa hak melawan hukum menjual, membeli, memiliki, menyimpan, menguasai Narkotika golongan I bukan tanaman dan atau menyalahgunakan Narkotika golongan I sebagaimana dimkasud dalam pasal 114 ayat (1) jo pasal 112 ayat (1) Jo Pasal 127 ayat (1) huruf (a) UURI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika,ancaman hukuman minimal 7 tahun sampai 20 tahun dan maksimal hukuman mati ,"katanya.

Lebih lanjut Dewa Nyoman menyampaikan bahwa para tersangka yang bisa ditangkap saat ini mereka yang kedapatan memiliki atau membawa narkotika jenis shabu dan juga ada beberapa tersangka sebagai pengedar,"jelasnya.

Masih ditambahkan oleh Kapolres Nganjuk,"untuk pengembangan selama ini bandar dari para pengedar tersebut rata rata jaringan terputus diluar kota dan juga para pengedar mendapatkan narkotika jenis shabu dengan cara diranjau ,yaitu sabu diletakkan suatu tempat dan pengedar disuruh mengambil sendiri,"paparnya.

Ditengarai para pengedar mendapatkan barang narkotika jenis shabu kalau ditaksir 1 gram seharga Rp 1.300.000 ,usai mendapatkan barang tersebut diedarkan menjadi paket kecil kecil yang mana 1 paket seharga Rp 400.000,"ungkapnya

 Informasi yang dihimpun awak media ini dapat disampaikan bahwa nama nama tersangka sebagai berikut :
Nama :Febrianto Andreas Laksono,Surabaya,02 Pebruari 1994, beragama Islam yang beralamat Sidotopo Lor 12 Kel. Sidotopo Kec. Semampir Kota Surabaya
Nama  : Didik Liswahyudi,Nganjuk, 02 Juni 1991, Agama: Islam,beralamat Dsn. Selokidul Ds. Selorejo Kec. Bagor Kab. Nganjuk,Aris Prasetyawan, Kediri, 06 Maret 1991,Agama : Islam,beralamat Dsn. Gabru Ds. Kepuhrejo Kec. Gampengrejo Kab. Kediri

Kemudian perkara Okerbaya
LP/A/185/VII/2019/JTM/RES NGANJUK/Satresnarkoba Tgl  31  Juli  2019, JLH TSK 1, BB 9 (sembilan) butir pil Doubel L ditangkap pukul 14.00 Wib, di Rumah Sdri. Lasmi Dsn. Tempuran Ds. Puhkerep Kec. Rejoso Kab. Nganjuk dan
LP/A/186/VIII/2019/JTM/RES NGANJUK/Satresnarkoba Tgl  01 Agustus  2019, dua tersangka dengan barang bukti 1 bungkus plastik klip berisi 40 (empat puluh) butir pil Dobel L, 13 (tiga belas) butir pil dobel Lditangkap pukul  15.00 Wib,  di Trafic Light Ds. Guyangan Kec. Bagor  Kab. Nganjuk dan dilanjutkan
LP/A/190/VIII/2019/JTM/RES NGANJUK/Satresnarkoba Tgl 02 Agustus 2019, JLH TSK 1, BB 17 (tuju belas) butir pil dobel L ditangkap pukul 13.00 Wib,siang bolong di Gudang bawang merah Dsn. Kedunggulun Ds. Sumberejo Kec. Gondang Kab. Nganjuk )
LP/A/191/VIII/2019/JTM/RES NGANJUK/Satresnarkoba, Tgl 02 Agustus 2019, JLH TSK 1,  BB 1 Lop (berisi 1.000 butir pil dobel L) , 2 bungkus plastik Klip @ 50 (lima puluh) butir pil Doubel L
 L ditangkap pukul 20.00 Wib, malam hari di Rumah Ds. Ngrengket Kec. Sukomoro  Kab. Nganjuk ,dikenai Pasal
Tanpa keahlian dan kewenangan dengan sengaja mengedarkan sediaan farmasi yang tidak memenuhi      standart   sebagaimana   dimaksud dalam pasal 196 Jo Psl 98 ayat (2),(3) UURI No. 36 Tahun 2009 tentang  Kesehatan ancaman hukuman minimal 5 tahun sampai 15 tahun.

Diuraikan oleh Kapolres modus operandinya para tersangka mengedarkan pil double L di wilayah Nganjuk yang jelas sasarannya anak anak pelajar atau yang masih sekolah.
selanjutnya nama tersangka yakni Tulus Widodo Nganjuk, 22 April 1981, Agama    : Islam,beralamat Ds. Puhkerep Kec. Rejoso Kab. Nganjuk.
juga Moh Fery Efendi, Nganjuk, 09 April 1995,Agama Islam,beralamat Kel. Mangundikaran Kec./Kab. Nganjuk.
Ahmad Ardianto, Nganjuk, 30 Nopember 1995, Agama  Islam,beralamat kelurahan Mangundikaran Kec./Kab. Nganjuk.,Eri Subiantoro, Nganjuk, 27 Maret 1997, Agama Islam,beralamat Ds. Ngrami Kec. Sukomoro Kab. Nganjuk ,Heru Utomo Prabowo,Nganjuk, 24 Juni 1982,Agama Islam,beralamat  Ds. Ngrengket Kec. Sukomoro Kab.Nganjuk.(siwi)