SDN Kramat 1 : Dengan Ruang Kelas Yang Nyaman, Siswa Maupun Guru Menjadi Aman Dalam Proses Belajar Mengajar. - RADAR MERAH PUTIH

Breaking

Thursday, October 24, 2019

SDN Kramat 1 : Dengan Ruang Kelas Yang Nyaman, Siswa Maupun Guru Menjadi Aman Dalam Proses Belajar Mengajar.



Nganjuk,  radar merah putih.com - Sekolah Dasar Negeri (SDN) Kramat 1 kecamatan Nganjuk Kabupaten  Nganjuk ditahun 2019 ini mendapat bantuan untuk peningkatan mutu pendidikan , yang terberasal dari Dana Alokasi Khusus (DAK) rehab ruang kelas sebanyak tiga ruang .

Masriana Tyas R SPd , selaku kepala sekolah di SDN Kramat 1 ini mengaku sangat bersyukur dengan adanya bantuan untuk Sekolahnya. “Kami sangat bersyukur karena SDN Kramat 1 ini telah mendapatkan program bantuan rehab ruang dengan kategori rusak sedang , tentunya ini akan sangat bermanfaat baik untuk guru maupun siswa di sekolah ini”, jelasnya kepada awak media.

Masriana yang kerap dengan sapaanya bu Ana ini menyampaikan bahwa dirinya bersama panitia akan menggunakan anggaran dengan sebaik – baiknya sesuai dengan juklak dan juknis yang ada. Mengingat sekolah ini merupakan sekolah yang sudah berhasil mencetak generasi yang baik dan mumpuni. “Nantinya disaat saya sudah pensiun, ada kenangan baik untuk sekolah ini’, imbuh bu Ana panggilan akrabnya.

“Kami mengharapkan ke depan siswa akan nyaman dalam proses belajar mengajar , dan jika ruang belajar dengan nuansa yang aman,  nyaman secara tidak langsung siswa akan semangat untuk belajar,”  ucapnya sambil tersenyum.

Dengan adanya ruang kelas yang baru direhab dan saat ini masih dalam proses pengerjaan,  Masriana berharap antusiasme orangtua untuk menyekolahkan anak-anaknya dapat terpenuhi. Selain itu, juga memberikan kenyamanan bagi para guru untuk melaksanakan pengajaran.

Untuk diketahui, SDN Kramat 1 Kecamatan Nganjuk,  Kabupaten Nganjuk pada tahun 2019 ini mendapatkan kucuran dana sebesar Rp. 285. 000. 000 ,- (dua ratus delapan puluh lima juta rupiah) dari dana pusat berupa Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk rehab ruang kelas sebanyak 3 ruang  dan ada pengembangan 1 ruang  , dengan jangka waktu kalender 105 hari terhitung dari Agustus – Desember tahun 2019.

Bicara tentang pengembangan awalnya 3 ruang menjadi 4 ruang,  karena yang 1 ruang dirasa sudah rusak parah, sehingga pihak sekolah mempunyai inisiatif bahwa dengan DAK ini bisa untuk pengembangan menjadi 4 ruang kelas.

Sementara itu, Nurhadi selaku Konsultan menambahkan,  dengan dana yang bersumber dari DAK ini,  selain adanya pengembangan satu ruang juga adanya kusen  juga pintu harmonika , dari keduanya ini tidak ada dalam RAB sebelumnya.

Dan bicara tentang adanya kuda kuda yang saat ini ada beberapa yang diganjal dengan kayu.  " Itu sifatnya sementara,  karena pekerjaan belum selesai,  dan nantinya kayu penyangga ( ganjal)  tersebut tetap kita lepas dan kita ganti dengan pasangan bata ," pungkas Nurhadi ( siwi)