Terkait Honor Guru GTT/PTT PHL Belum Turun Mulai Bulan Januari DPC Pospera Kota Pasuruan Duduki Diknas, PLT Walikota dan Wadul Ke DPRD - RADAR MERAH PUTIH

Breaking

Thursday, February 6, 2020

Terkait Honor Guru GTT/PTT PHL Belum Turun Mulai Bulan Januari DPC Pospera Kota Pasuruan Duduki Diknas, PLT Walikota dan Wadul Ke DPRD



Pasuruan, Jatim - radarmerahputih.com
Guru GTT/PTT dan PHL dilingkup Dinas Pendidikan Kota Pasuruan mengeluh terkait honor yang hampir 2 ( dua ) bulan ini tak kunjung turun. Terkait hal ini, perwakilan GTT/PTT dan PHL datang kepada salah satu lembaga Ormas Posko Perjuangan Rakyat ( Pospera ). Melalui Dewan Pimpinan Cabang ( DPC ) Posko Perjuangan Rakyat ( Pospera ) Kota Pasuruan keluhan - keluhan para Guru GTT/PTT dan PHL ini dikemas sehingga menjadi berupa surat yang bertujuan untuk meminta penjelasan kepada pihak - pihak terkait dengan ditembuskan kepada PLT Walikota dan DPRD.

Koordinator Lapangan ( Korlap ) Taufiq Hidayat menjelaskan, " surat ini kita kirim ke pihak terkait yaitu Dinas Pendidikan pada Jum'at ( 07/02/2020 ) pagi dan alhamdulillah diwaktu kita mengirim surat ke Dinas Pendidikan langsung ditemui oleh PLT Kepala Dinas Pendidikan kemudian sekaligus meminta keterangan terkait hal tersebut ", jelasnya.

" PLT Kepala Dinas menerangkan kepada kita bahwa permasalahan ini memang terjadi ada keterlambatan, namun terjadinya ini dikarenakan pihak Diknas masih menunggu data file dari Sekolah - sekolah yang belum dikirim ke pihak Diknas. PLT juga mengatakan bahwa pihaknya akan menyelesaikan permasalahan pada bulan Februari ini dan pihak Diknas juga sangat berterima kasih banyak atas kedatangan kami ini yang sehingga paling tidak bisa menjadi pelajaran dan motivasi terhadap pihaknya ", terang Taufiq.

Selesai menuju Dinas Pendidikan Kota Pasuruan pihak Pospera langsung menuju ke kantor Walikota guna untuk memberikan surat tembusan dan meminta langsung untuk menyelesaikan permasalahan ini. Namun sesampainya dikantor Walikota PLT Walikota tidak ada ditempat, disitu pihak Pospera hanya mengisi buku tamu kepihak resepsionis. " Mohon maaf bapak hari ini ada kegiatan diluar, jika berkenan surat ini diserahkan ke Bagian Umum saja biar nanti pihak Bagian Umum yang menyerahkan kepada Bapak PLT Walikota ", jelas salah satu resepsionis kantor Walikota.

Namun pihak Pospera tidak menuju ke Bagian Umum, karena menurutnya jika surat ini diserahkan kepada Bagian Umum percuma nantinya pihaknya masih menunggu lagi jawaban dari PLT Walikota. " kita tidak bisa ketemu langsung oleh PLT Walikota, jika nanti surat kita serahkan Bagain Umum, percuma kita nantinya masih menunggu jawaban lagi. Jika saat ini ditemui langsung oleh PLT Walikota kita bisa legowo, karena langsung beliau memberikan penjelasan dan jawaban langsung kepada kita. Mending kita langsung menuju ke Kantor DPRD saja ", terang korlap DPC Pospera Kota Pasuruan.

Dikantor DPRD Kota Pasuruan pihak Pospera langsung ditemui oleh Ketua DPRD H. Ismail M. Hasan, SE. Disini korlap DPC Pospera Kota Pasuruan menjelaskan isi dari surat yang dibuatnya kepada Ketua DPRD. Dalam hal ini pihak DPRD akan menindak lanjutinya melalui Komisi II. " Dengan adanya permasalahan ini kita tarik kesimpulan bahwa persoalan ini ada dirana Komisi II karena menyangkut keuangan di dinas terkait. Pihak kami juga melalui Komisi II akan memanggil pihak terkait untuk mengklarifikasi apa yang menjadi gendala, sehinggal terjadi keterlambatan pada Honor Guru Non Kontrak maupun PHL dilingkup Dinas terkait ", jelas Ketua DPRD H. Ismail M. Hasan, SE. ( Sy )