Wakil Bupati Nganjuk : Versikan Pangan Berbasis Sumerdaya Lokal - RADAR MERAH PUTIH

Breaking

Saturday, February 29, 2020

Wakil Bupati Nganjuk : Versikan Pangan Berbasis Sumerdaya Lokal



Nganjuk,  radar merah putih.com- Bupati Nganjuk Novi Rahman Hidayat didampingi ketua Penggerak PKK kabupaten Yuni Shopia Rahman,  bersama rombongan , kunjungi  Desa Senjayan Kecamatan Gondang  , yang saat ini telah dinobatkan sebagai juara dalam lomba Kawasan Rumah  Pangan Lestari ( KRPL)  tingkat kabupaten tahun 2020.

Dalam kunjunganya tersebut  hadir pula wakil bupati  Nanjuk   Marhaen Djumadi didampingi istri tercinta , Forkopimda  , Toga,  Toma  serta masyarakat sekitar.

Kang Marhaen sapaan akrabnya orang nomor 2 di Kabupaten Nganjuk ini mengungkapkan bahwa, " Untuk Kabupaten Nganjuk,  kita menunjuk  desa  Senjayan untuk mewakili  lomba ke tingkat propinsi , karena untuk Desa Senjayan ini kami rasa sudah memenuhi kriteria  yang ada,  " jelas Kang Marhaen kepada radar merah putih.com.

Lanjutnya, " Untuk pemenuhan ketersediaan pangan yang beraneka ragam, bergizi, seimbang, dan aman di lingkungan rumah menjadi prioritas Dinas Peternakan dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Nganjuk,  Program tersebut sejatinya tidak butuh lahan luas serta biaya yang mahal, karena masyarakat bisa memanfaatkan perkarangan melalui konsep KRPL (Kawasan Rumah Pangan Lestari), " kata Kang Marhaen.

“Untuk mendorong terwujudnya program KRPL itu, kita mengadakan lomba tingkat Kabupaten yang diikuti TP PKK desa di 20 Kecamatan,” jelasnya.

Menurutnya, tujuan dari kegiatan tersebut agar masyarakat bisa memanfaatkan lahan pekarangan secara optimal. "Pemberdayaan anggota TP PKK ini dalam upaya peningkatan pengetahuan, keterampilan. Selain itu juga memaksimalkan budidaya tanaman sayuran dan hortikultura, ternak unggas dan ikan. Yang tak kalah pentingnya lagi meningkatkan pengetahuan soal kenakaragaman nilai gizi keluarga sehingga berdampak pada penambahan pendapatan keluarga," ujarnya.

Diakhir uraianya kang Marhaen, " Prinsip dasar KRPL adalah pemanfaatan pekarangan yang ramah lingkungan dan dirancang untuk ketahanan dan kemandirian pangan (diversifikasi pangan berbasis sumber daya lokal), konservasi sumberdaya genetik pangan (tanaman, ternak, ikan), dan menjaga kelestariannya melalui kebun bibit desa menuju peningkatan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat," pungkasnya.( siwi) .