Dugaan Perselingkuhan Kasun & Mantan Kades Malangsari ,Membuat Puluhan Warga Geram Geruduk Kantor Desa - RADAR MERAH PUTIH

Breaking

Sunday, April 19, 2020

Dugaan Perselingkuhan Kasun & Mantan Kades Malangsari ,Membuat Puluhan Warga Geram Geruduk Kantor Desa



Nganjuk,  radar merah putih. Com , - Puluhan warga Dusun Santren, Desa Malangsari, Kecamatan Tanjunganom  geruduk Kantor Desa , meminta Kasun Dusun Santren untuk diberhentikan. Jumat (17/4/2020).

Mereka langsung diterima oleh Mujianto Kepala Desa Malangsari serta seluruh perangkat desa didampingi Babinsa serta Babinkantibmas.

Pantauan dilokasi aksi tersebut, merupakan tindaklanjut  dari laporan seorang perangkat desa (Bayan) Desa Malangsari Siti Irnawati (41) kepada Kades Malangsari tentang dugaan perselingkuhan antara suaminya (mantan Kades Malangsari) berselingkuh dengan Kasun Santren Sunarsih.

Dalam pertemuan tersebut perwakilan BPD Sanji Majid langsung menyapaikan maksud kedatangan puluhan warga Dusun Santren untuk meminta Sunarsih untuk melapas jabatan sebagai Kasun.

"Kedatangan warga meminta Kamituwo (Kasun) Sunarsih untuk mundur bila perlu diberhentikan," ucapnya.

Hal senada, Ketua RW 02 Dusun Satren dan Takmir Masjid Muhaji, bahwa apa yang dilakukan seorang Kasun atas tindakannya sangatlah tidak pantas untuk menjadi panutan.

"Apa yang dilakukan Kamituwo (Kasun) Sunarsih, sangat melukai hati masyarakat Santren. Kamituwo harusnya menjadi contoh yang baik, kok malah selingkuh dengan mantan kades," ungkapnya.

Ditempat yang sama, Siti Irnawati perangkat desa (Bayan) Malangsari mengatakan bahwa apabila pelaporannya atas dugaan perselingkuhan yang dilakukan oleh oknum Kasun dengan suaminya tidak ada titik temu akan membawanya kepersoalan hukum.

"Bila tidak ada titik temu akan melaporkan dugaan kasus perselingkuhan Kamituwo dan suaminya ke penegak hukum. Tapi kita tunggu langkah Bapak Kades untuk menyelesaikan laporan saya," tuturnya.

Sementara, Kasun Sunarsih dalam pertemuan tersebut menolak untuk mundur dan ketika dimintai keterangan wartawan enggan menjawab. (red / siwi)