Klarifikasi Apotek YAP, Informasi Yang Beredar Bahwa Pemilik Apotek Positif Covid- 19 Itu Tidak Benar - RADAR MERAH PUTIH

Breaking

Tuesday, April 28, 2020

Klarifikasi Apotek YAP, Informasi Yang Beredar Bahwa Pemilik Apotek Positif Covid- 19 Itu Tidak Benar



Pasuruan - radarmerahputih.com
Terkait dengan adanya informasi beredar  dimedsos dan grub Whatssap yang menyebutkan bahwa ' pemilik Apotek YAP Positif Covid- 19 ', NT selaku pengembang Apotek YAP menggelar konferensi Pers pada Selasa ( 28/04/2020 ) pagi dirumahnya Jl. Anjasmojo, kelurahan bugul lor,
Kecamatan panggungrejo.

Didalam konferensi pers, NT menyebutkan bahwa informasi yang beredar dimedsos dan grub Whatssap itu tidak benar ( Hoax ). " saya tegaskan disini bahwa informasi yang beredar itu tidak benar ( Hoax ). Memang keluarga kami saat itu didatangi oleh tim medis dengan menggunakan APD lengkap dari Dinas Kesehatan, dan kedatangan tim medis ini adalah sebuah inisiatif kami untuk melakukan pengecekan kesehatan terdahap keluarga kami ".

" Namun, kami sangat mengecam dengan adanya informasi tidak benar ( Hoax ) yang beredar dimedsos dan grub Whatssap itu, kami tidak tahu siapa yang menyebarkan foto tim medis saat mendatangi rumah kami dan bahkan ditambahi kata - kata yang tidak benar ( Hoax ), padahal dari hasil rapid test yang dilakukan oleh tim medis itu hasilnya negatif. Pada saat tim medis datang, memang didepan rumah saya juga banyak orang yang tidak kami kenal dan foto - foto disaat keluarga kami diperiksa oleh tim medis ", jelas NT.

Selain itu, NT menambahkan bahwa informasi Hoax yang disampaikan dimedsos dan grub Whatssap itupula juga sangat merugikan bagi keluarga besarnya. " Dengan adanya kejadian yang menimpah kami, tentu ini sangat merugikan sekali bagi keluarga besar kami terutama pada keluarga besar Apotek YAP. Dan kasus ini secara resmi pada Senin ( 27/04/2020 ) kami sudah mengirim surat pengaduan kepada pihak yang berwajib ", tambah NT.

Sementara itu Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Pasuruan, Dr. Sherly Marlena juga membenarkan dengan adanya tim medis yang melakukan rapid test pada salah rumah dijalan Anjasmoro. " Pihak kami memang benar pada Sabtu malam telah melakukan rapid test di salah rumah yang berada dijalan Anjasmoro yang didalamnya ada 12 orang yang tinggal satu atap, semuanya kami test dan dari hasil rapid test itu pun semuanya negatif ", jelas dr. Sherly. ( Sy )