Kaum Ibu KSB Mendeklarasikan Diri, Dukung Achmad Anshori Jadi Walikota Pasuruan - RADAR MERAH PUTIH

Breaking

Friday, June 19, 2020

Kaum Ibu KSB Mendeklarasikan Diri, Dukung Achmad Anshori Jadi Walikota Pasuruan



Pasuruan - radarmerahputih.com
Ditengah kondisi wabah virus Corona atau Covid 19 yang berdampak pada aspek kehidupan, seolah tidak menyurutkan semangat dan motivasi dari sebagian kaum Ibu-Ibu yang ada diwilayah Kota Pasuruan.

Salah satunya semangat euforia seperti yang diperlihatkan oleh kaum Ibu (Kita Semua Bersahabat) KSB Kota Pasuruan, yang mana telah mendeklarikan diri mendukung Achmad Anshori untuk menjadi Walikota Pasuruan pada Pilkada 2020 mendatang.

Dengan diikuti sebanyak 32 dari sekitar 300 orang kaum ibu-ibu yang tersebar di 4 Kecamatan yang ada, acara deklarasi tersebut dilakukan tepatnya di Alun-alun Kota Pasuruan pada Kamis (18/6/2020) sekira pukul 16.00 wib sore.

Setelah melakukan deklarasi, kaum ibu-ibu itu juga melakukan acara ziarah ke sejumlah makam Wali Allah yang terdapat di daerah Pasuruan. Salah satunya ziarah ke makam KH Abdul Hamid Pasuruan.

"Dari anggota KSB, kita semua memberi dukungan kepada Bapak Anshori untuk menjadi Walikota Pasuruan kedepan. Karena Bapak itu selain orangnya religius, dia juga asli Kota Pasuruan. Karena Dia orang Kota Pasuruan, jadi tahu situasi Pasuruan juga". Ungkap Aslichatus Sa'adah, selaku Ketua panitia grup KSB Kota Pasuruan.

Diketahui bahwa KSB sendiri merupakan sebuah perkumpulan yang tergabung di dalam sebuah grup Whatsapp, dimana seluruh anggotanya notabene perempuan atau kaum ibu-ibu semua.

"Harapan kita, semoga Bapak (Achmad Anshori) bisa memimpin Kota Pasuruan dengan baik, amanah dan memberikan perubahan. Semoga Bapak diperlancar rejekinya dan selalu diberikan kesehatan oleh Allah SWT. Aamiin...!!". Harapannya Aslichatus, seraya sambil memohon kepada Sang Khaliq.

Lebih lanjut mengenai motivasi untuk memberikan dukungannya kepada Achmad Anshori, menurut kaum Ibu KSB sendiri tak lain adalah berangkat dari sebuah ketulusan hati yang menurutnya masuk dalam kriteria seorang jiwa-jiwa pemimpin.

"Kita semua tulus dukung Bapak, dan kita berangkat dari hati. Jadi kita semua ikut mensuport Bapak lah...!!. Agar kita semua tetap solid, disini secara rutin kita juga selalu mengadakan pertemuan atau semacam perkumpulan dari grup ini sendiri". Pungkasnya Aslichatus.

Selain karena dikenal sosoknya yang religius, sosok Achmad Anshori sendiri menurut kaum Ibu KSB yang lain juga dikenal sebagai sosok yang juga santun dan ramah.

Hal itulah yang membuat hati Bunda Hasbih kepincut atau dengan kata lain tergugah, untuk menggunkan hak pilihnya pada Pilkada di Kota Pasuruan tahun ini.

Mengingat sepanjang hidupnya, Bunda Hasbih yang dulunya adalah warga Semarang itu tidak pernah menggunakan hak pilihnya disetiap Pemilu dilakukan.

"Secara pribadi, saya itu seumur-umur belum pernah sekalipun menggunakan hak pilih sebagai warga negara. Karena dulu saya berprinsip bahwa 'Kalau Aku Tidak Kerja Sendiri, Aku Tidak Makan'. Kata Bunda Hasbih, anggota KSB lainnya.

Namun setelah menjalani kehidupan dan bermasyarakat di Kota Pasuruan, Bunda Hasbih seakan membukakan hatinya untuk menggunakan hak pilihnya yakni dengan mendukung langsung kepada sosok Achmad Anshori.

"Tapi setelah saya disini dan kenal dengan beliau (Achmad Anshori) saya terkesan dengan santunnya dan ramahnya. Kenal lebih dekat lagi, ternyata beliau selain religius juga karena tekadnya beliau bukan pada sahwat dunia. Melainkan betul-betul tujuannya untuk mengabdi di Kota Pasuruan, mungkin itu yang utamanya berkesan buat saya". Ujarnya.

Dengan berdasarkan kriteria yang menurutnya sesuai dengan yang diharapkan, Bunda Hasbih berharap kepada Achmad Anshori jika terpilih menjadi Walikota Pasuruan bisa menciptakan Kota Pasuruan yang santun dan bersahabat.

"Mudah-mudahan harapan saya, yang selama ini saya belum menggunakan hak pilih. Sekarang ini saya memutuskan untuk mencoba memakai hak pilih saya yang tepat, dengan memilih beliau karena sesuai dengan kriteria saya yaitu benar dan lurus serta menciptakan Kota Pasuruan yang santun dan bersahabat". Imbuhnya Bunda Hasbih. ( Sy )