"RSUD lawang mempunyai 5 ruang isolasi ". - RADAR MERAH PUTIH

Breaking

Wednesday, June 3, 2020

"RSUD lawang mempunyai 5 ruang isolasi ".








RSUD Lawang sebagai rumah sakit umum daerah yang berada diperbatasan antara Kabupaten Malang dan Kabupaten Pasuruan lebih tepatnya masuk wilayah Kecamatan Lawang.


Sebagai rumah sakit non rujukan untuk pasien covid19, RSUD ini terus berbenah di berbagai aspek mulai dari insfrastruktur, pelayanan hingga peningkatan SDM tenaga medis juga non medis.


Dan ditengah musim corona virus saat ini, rumah sakit yang di nahkodai dr.Ratih Maharani, MMRS semakin menunjukkan existensinya dalam penanganan pasien baik yang rawat jalan maupun rawat inap.


Menurut dr.Ratih Maharani, MMRS sewaktu ditemui awak media (3/6/2020) diruang kerjanya "walaupun kami bukan rumah sakit untuk rujukan pasien Covid19 , tapi RSUD Lawang selalu siap memberikan pelayanan yang maksimal bagi pasien, sebagai contoh dalam melakukan pencegahan dengan membuat posko yang berada didepan pintu masuk pendaftaran pasien untuk skrining ".


" Sehingga dengan begitu akan lebih mudah mengetahui siapa-siapa yang terindikasi Covid19 cepat diketahui, setelah itu yang bersangkutan tersebut langsung kami isolasi di IGD . Selain itu, kami juga melakukan Pencegahan Penularan Penyakit Infeksi , dengan desinfeksi ruangan, menyediakan alat pelindung diri ( APD ) dan isolasi mandiri bagi yang punya gejala ringan ".


" Dengan adanya kebijakan dari pusat dan daerah, kami sudah mempersiapkan diri baik dari sarana prasarana , Sumber daya manusia ( SDM ) juga APD saya kira sudah cukup dan sesuai standart .disamping itu kami juga sudah menyusun standart operating prosedure ( SOP )  bagaimana cara memakai APD yang benar agar
petugasnya tidak tertular, karena selain tugas kita melindungi pasien juga tenaga kesehatan yang bersinggungan dengan pasien harus kita lindungi ".


" Lebih jauh, kalau untuk penanganan pasien yang terindikasi Covid 19 . sampai hari ini sudah ada 108 pasien yang sudah diperiksa. Pemeriksaan penunjang  laboratorium termasuk rapid test dan radilogi bagi mereka yang berstatus ODR, ODP juga PDP sesuai indikasi.


" Adapun dari total 108 orang pasien tersebut, 40% warga dari luar Malang dan 60% warga asli Malang. sedangkan hasil rapid test yang reaktif sudah kami kirim ke Satgas Covid Kabupaten Malang dan masih menunggu jawaban ".


" Bagi yang ODP serta mengalami sakit ringan seperti Pilek dan Batuk ,ya kami sarankan untuk isolasi mandiri di rumah masing-masing. Tapi bagi pasien ODP yang memang sakit cukup berat ,ya kami rawat di ruang khusus untuk standart pasien indikasi Covid yang tersedia 1 ruang di IGD dan 4 ruang di rawat inap RSUD Lawang ".


Secara garis besar, RSUD  Lawang ikut serta dalam tata laksana pelayanan Covid19 mulai dari preventif, promotif,  kuratif dan rehabilitatif walaupun sebatas rapid test karena kami rumah sakit non rujukan Covid. Setiap hari kan ada laporan ke satgas Covid terus ke Bapeda dan Dinkes yang nantinya akan melakukan tracing pada pasien tersebut ".


" Kami berharap agar cepat ditemukan Vaksin dan Anti virus, agar dalam tata laksana penanganan lebih pasti. Serta kondisi cepat kembali ke New Normal Life dan kita bisa hidup sehat ,tentunya dengan gaya hidup yang baru sesuai protokol kesehatan "Pungkas dr.Ratih Maharani pada media. (Team)