Ismail Nachu Bagikan Lima Puluh Ribu Masker Kepada Masyarakat Kota Pasuruan - RADAR MERAH PUTIH

Breaking

Sunday, August 9, 2020

Ismail Nachu Bagikan Lima Puluh Ribu Masker Kepada Masyarakat Kota Pasuruan



Pasuruan - radarmerahputih.comDalam rangka menyambut tananan pola hidup baru, Minggu ( 09/08/2020 ) Ismail Nachu bagikan 50 ribu masker kepada masyarakat di 4 ( empat ) Kecamatan yang berada diwilayah Kota Pasuruan. Dalam giat bagi - bagi masker, Ismail Nachu didampingi relawan Alumni MAN tahun1985 begikan masker kepada masyarakat.


Ismail Nachu menerangkan bahwa giat ini adalah salah satu bentuk kepeduliannya kepada masyarakat didalam menyambut tatanan pola hidup baru atau disebut New Normal di era pandemi Covid- 19. " Saya disini sosialisasi kepada masyarakat dan juga sekaligus mengajak masyarakat untuk melakukan pola hidup baru di era pandemi Covid- 19 ini ".


" Saya sampaikan kepada masyarakat untuk selalu memakai masker kemana pun berpergian guna untuk menyambut New Normal ini. Selain itu, pada kesempatan ini saya juga sekaligus menyapa secara langsung dan memperkenalkan diri kepada masyarakat Kota Pasuruan. Dan Masker ini nantinya akan saya berikan secara simbolis kepada salah satu Tokoh masyarakat disetiap kecamatan ", terangnya.


Dengan adanya giat Ismail Nachu bagi - bagi masker ini, H. Zainudin salah satu Tokoh masyarakat Ngemplakrejo sangat mengapresiasi dan mendukung. " Saya mewakili sebagian masyarakat Ngemplakrejo mengucapkan sangat berterima kasih kepada Ismail Nachu yang sudah peduli kepada masyarakat. Saya sangat mendukung sekali dalam kegiatan ini, apa lagi ini merupakan bentuk kebaikan bagi masyarakat ", jelas H. Zainudin. 


Senada dengan H. Zainudin, hal ini juga disampaikan oleh Nadia 19 tahun, salah satu warga RT 07 RW 02 Kelurahan Phojentrek Kota Pasuruan. " Alhamdulillah, saya sangat mengapresiasi sekali dengan kegiatan ini dan saya sangat bangga kepada bapak Ismail Nachu. Dengan adanya kegiatan beliau, paling tidak ini bisa bermanfaat bagi masyarakat dalam menyambut New Normal di era pandemi Covid- 19 ini ", terang Nadia.  ( Sy )