Bupati Pacitan Indartato Upayakan GeNose Sebagai Alat Deteksi Cepat. - RADAR MERAH PUTIH

Breaking

Monday, March 8, 2021

Bupati Pacitan Indartato Upayakan GeNose Sebagai Alat Deteksi Cepat.



Pacitan Radar Merah Putih.com.Penyebaran Covid 19 di Kabupaten Pacitan masih terjadi meski terus menunjukkan angka penurunan. Berbagai upaya terus dilakukan untuk memutus mata rantai penyebaran dengan memperkuat 3T  yaitu; Tracing, Testing dan Treatment.  Salah satu upaya yang dilakukan adalah mendatangkan alat deteksi Covid – 19 GeNose.


Alat pendeteksi virus Covid 19 produksi Universitas Gajah Mada (UGM) Yogyakarta itu didatangkan Polres Pacitan sebagai langkah untuk  memperkuat pelacakan kasus covid 19.  Selanjutnya Korps Bhayangkara menyerahkan ratusan kantong GeNose serta seperangkat mesin pendeteksi kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) melalui Dinas Kesehatan Pacitan.


“Saya sangat berterimakasih kepada  Kapolres Pacitan dan kepada seluruh satuan gugus tugas atas upayanya memutus mata rantai penularan covid 19”, kata Bupati saat meluncurkan “GeNose” untuk alat tes deteksi Covid 19, bertempat  di Gedung Graha Bhayangkara, Pacitan, Jawa Timur , Senin (08/03/2021).


Alat Deteksi Covid 19 GeNose selain murah juga lebih cepat. Tak lebih dari 3 menit alat yang menggunakan media hembusan nafas itu dapat menunjukkan hasil. Tak terkecuali saat Bupati Indartato bersama Forkopimda dan para perwira Polri menjadi yang pertama mencoba dan hasilnya negatif.


“Jika mengandalkan Tes Swab paling tidak 3 sampai 4 hari baru tahu hasilnya, terlalu lama untuk melokalisir penyebaran virus”, ungkap Kapolres Pacitan AKBP Wiwit Ari Wibisono.


Menurut Kapolres, GeNose dengan tingkat akurasi 97 %,  dapat mendukung upaya tracing (pelacakan) orang orang yang dicurigai punya kontak erat dengan penderita covid 19. Dengan kecepatan alat deteksi produksi anak bangsa ini diharapkan penyebaran covid 19 dapat lebih ditekan. Pihaknya akan menyerahkan alat tersebut kepada Dinas Kesehatan untuk dimanfaatkan demi kepentingan masyarakat. Saat ini GeNose yang tersedia baru 130 kantong beserta mesin deteksi,  450 kantong lagi masih dalam tahap pemesanan.

.Reporter : (sus)