Polres Lumajang : Petugas Polsek Padang Amankan Pelaku Penganiayaan . - RADAR MERAH PUTIH

Breaking

Sunday, March 14, 2021

Polres Lumajang : Petugas Polsek Padang Amankan Pelaku Penganiayaan .



Lumajang , radar merah putih  - Petugas Polsek Padang berhasil lumpuhkan dan amankan  laki laki berinisial 'K' (48) warga Dusun Tunjung Desa Bodang Kecamatan Padang, diamankan oleh petugas Kepolisian Sektor Padang Polres Lumajang Polda Jawa Timur, Minggu (14/3/2021).


 'K' diamankan lantaran perbuatannya yakni menganiaya 'S' pria (44) tetangganya sendiri, dengan sebilah senjata tajam jenis parang, hingga alami luka berat.


Kapolres Lumajang AKBP Eka Yekti Hananto Seno S.I.K M.Si dikonfirmasi melalui Paursubbag Humas Ipda Andrias Shinta berkata, peristiwa itu diduga dipicu oleh rasa dendam lantaran cemburu.


Hasil interogasi petugas pada 'K', disampaikan oleh Ipda Andrias Shinta, peristiwa itu bermula saat itu 'K' mengendarai sepeda motor perjalanan pulang ke rumahnya. Ketika sampai dan masuk ke halaman rumahnya, 'S' melempar 'K' dengan sebuah batu sampai 'K' jatuh dari motornya. 


Sepertinya tak lega, 'S' menghampiri lalu hendak memukul 'K'. Namun, 'S' tak menyadari jika saat itu 'K' membawa sebilah parang dan dijadikan sebagai penangkis. Hingga 'K' emosi dan membalas dengan melayangkan parang yang dibawanya itu kepada 'S' dan mengenai tangan kiri dan kepala bagian belakang.


"Diduga motif dari pada kejadian tersebut adalah pelaku 'K' dianggap pernah dekat atau menyukai istri korban 'S' beberapa tahun silam. Sehingga korban masih menyimpan dendam lama karena cemburu," kata Ipda Shinta.


Mendasari tempat tinggal pelaku dan korban yang berdampingan, hingga saat ini petugas terus memantau, mengantisipasi kemungkinan hal yang tidak diinginkan terjadi. 


Sementara 'K' saat ini ditetapkan sebagai tersangka. Ia diamankan beserta barang bukti berupa parang dan sepeda motor yang dikendarainya.


Disisi lain, 'S' (korban) hingga saat ini belum bisa dimintai keterangan lantaran akibat kejadian itu, ia dirawat intensif di rumah sakit.


"Tersangka mengakui perbuatannya, saat ini kami tahan untuk menjalani proses hukum selanjutnya. Tersangka akan dijerat dengan pasal 351 ayat 2 KUHP,'' imbuh Shinta. (Hms /zal ) .