-->

Author Details

Jumat Ngopi Edisi Ngabuburit, Bupati Kediri Mengapresiasi Petani Yang Beralih Ke Pupuk Organik

Saturday, April 24, 2021, April 24, 2021 WIB Last Updated 2021-04-24T08:32:20Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini

 


Kediri , radar merah putih.com - Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana dan Wakil Bupati Kediri Dewi Maria Ulfa, 23 April 2021 kembali menggelar Jumat Ngopi Edisi Ngabuburit yang bertempat di Pendapa Panjalu Jayati Kabupaten Kediri.


Jumat Ngopi kali ini bertemakan "Pertanian dan Infrastruktur" yang membahas persoalan persoalan yang dikeluhkan warga Kabupaten Kediri dan sekaligus dicarikan solusinya.


Jadi Jumat Ngopi  berfungsi " Dimana kadangkala ada beberapa hal yang tidak bisa ditangkap langsung oleh pemerintah, maka masyarakat bisa menyampaikan  persoalannya dan akhirnya persoalan ini bisa langsung diserap ke dinas terkait," ujar Mas Bup Dhito panggilan akrab Bupati Kediri ini.


Diantara dari sekian tanya jawab yang berlangsung banyak usulan yaitu tentang pupuk organik. Salah satunya Sugiyo dari warga desa Pohjarak  Kecamatan Plemahan. Dia mengeluhkan adanya penjualan pupuk dengan harga sangat tinggi dan ada beberapa toko pupuk yang menjual dalam bentuk paket yakni pupuk subsidi dan nonsubsidi. " Kami petani sangat berharap kepada pemerintah kabupaten kediri bisa memberikan solusi bagi para petani, apalagi saat ini tanaman mulai memerlukan pupuk, sehingga banyak petani beralih ke pupuk organik," kata Sugiyo.


Menanggapi persoalan tersebut Mas Bup Dhito akan langsung berkoordinasi dengan dinas pertanian. Bupati Kediri menjelaskan " Terkait adanya penjualan diluaran tentang paketan pupuk subsidi dan nonsubsidi, maka informasi tersebut akan segera ditindaklanjuti," ujarnya.


Mas Bup Dhito menambahkan   bahwa Dinas Pertanian yang akan  membantu penyediaan bahan baku pupuk organik, misalnya limbah dari ketela yang banyak yang ada di kabupaten Kediri ini. "Ada ratusan ribu liter yang mana limbahnya ini kalau diolah lagi maka nilai ekonomisnya akan bertambah, tadi saya sudah minta ke pak Anang kepala Dinas Pertanian untuk cek bagaimana pengolahannya," imbuhnya.


Dalam wawancaranya kepada wartawan, Mas Bup Dhito juga menyampaikan " sangat mengapreasiasi kepada petani, karena banyak masyarakat sudah mulai beralih ke pupuk organik yang diolah dari kambing, sapi dan sebagainya. Bahkan ada yang sudah siap untuk pemasaran siap untuk packing dan sebagainya, jadi mereka sadar bahwa solusinya adalah mulai beralih ke pupuk organik," tandasnya.

Reporter  :  (wulan)

Editor      ; Bimo 

Komentar

Tampilkan

Terkini