-->

Author Details

Terkait Proyek Pekerjaan Pemeliharaan Berkala Jl Sumatra, Ini Penjelasan Bidang Bina Marga Kota Pasuruan

Friday, July 9, 2021, July 09, 2021 WIB Last Updated 2021-07-10T05:42:16Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini

 



Pasuruan - radarmerahputih.com - Terkait dengan proyek pekerjaan pemeliharaan berkala jalan Sumatra, dengan senilai hampir 1 Milliar Rupiah yang bersumberkan anggaran DAK, Dinas Pekerjaan Umum Dan Penataan Ruang ( PUPR ), Bidang Bina Marga Kota Pasuruan mengakui dengan adanya belum melaksanakan kegiatan dilapangan mulai dari tanggal 2 Juni ( tanggal SPK ) hingga saat ini ( 37 hari kalender ).



Hal ini disampaikan langsung oleh Kepala Bidang Bina Marga Kota Pasuruan, Roni Abas saat beraudensi bersama LMPI ( Laskar Merah Putih Indonesia ) pada Jum'at ( 10 Juli 2021 ) siang. Roni Abas menjelaskan bahwa terkait proyek pekerjaan yang berada di Jalan Sumatra pihaknya melalui Konsultan Pengawasi sudah memberikan surat tuguran kepada pihak Pelaksana / Kontraktor.



" Jadi terkait hal tersebut kami melalui Konsultan Pengawas sudah berikan surat teguran sebanyak 2x, pertama 21 Juni dan yang kedua 8 Juli kemarin. Dari keterangan pihak Rekanan, pertama faktor dari keterlambatan pemesanan U- Ditch, pada saat U- Ditch sudah dipesan itu namun terbentur dengan pemberlakuan PPKM Darurat, sehingga U- Ditch tidak bisa dikirim, ini merupakan kebijakan dari pabrik sendiri ", jelasnya.



Selain itu, Roni Abas juga menjelaskan bahwa pihaknya sudah menyampaikan


untuk menempuh ketertingalan progres, saat ini pihaknya meminta kepada Rekanan dan Konsultan Pengawas untuk merubah reskejul. " Jadi secepatnya pihak Rekanan dan Konsultan akan kita panggil secepatnya untuk merubah reskejul yang lama, jadi nanti item dalam minggu ini bisa dikerjakan terlebih dahulu, sambil menunggu U- Ditch datang, sehingga progres bisa terkejar dan undertrek ".



Selain itu pula, Roni Abas juga menambahkan bahwa melihat kondisi saat diera Pandemi Covid- 19 guna untuk upayah menimalisir penularannya pihaknya juga memperketat penerapan protokol kesehatan pada pekerja - pekerja yang akan mengerjakan didalam Proyek. " Jadi, guna untuk salah satu upayah meminimalisir penularan Covid- 19, kami meminta kepada pihak Renakanan untuk melakukan pendataan dan memberikan data diri bagi pekerja yang nantinya akan kita serahkan kepada Tim Gugus Covid- 19 dan memeriksa kesehatan para pekerjanya ".



" Dan tak hanya itu saja, dilapangan pun sama, para pekerja juga harus tetap dengan mematuhi Protokol Kesehatan, mulai dari memakai masker, menyemprot alat - alat dengan cairan disenfektan sebelum melakukan kegiatannya ", tambah Roni. 

Reporter : ( Syah )

Komentar

Tampilkan

Terkini