-->

Author Details

Merasa Terganggu Dengan Suara Dan Getaran, Ini Harapan Warga Blok A Dan AB RT 03 RW 05 Perumahan PSK

Thursday, August 26, 2021, August 26, 2021 WIB Last Updated 2021-08-26T23:35:45Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini

 


                  ( Lokasi. Pabrik ) 

Pasuruan - radarmerahputih.com - Merasa terganggu dengan suara dan getaran, beberapa warga Perumahan Pondok Surya Kencana ( PSK ) blok A dan AB Rt 03, Rw 05 mempersoalkan keberadaan PT Ravatex Indo Garment ( RIG ) sebuah Pabrik yang bergerak dibidang konveksi yang berlokasi sekitaran Perumahan tersebut.



Seperti diungkapkan SF salah satu perwakilan warga yang terdampak, dirinya sudah kurang lebih 2 (dua) tahun merasa terganggu dengan suara dan getaran yang berasal dari perusahaan tersebut.



" Jelas kita merasa terganggu dengan adanya suara dan getaran - getarannya, dulu memang pernah ada mediasi antara warga terdampak dengan pihak perusahaan dengan kesepakatan pihak perusahaan mengoprasionalkan di jam 6 pagi sampai jam 6 sore, namun kesepakatan itu tetap saja dilanggar ", jelas SF pada minggu (22/08/2021) siang.


Selain itu, hal yang sama diungkapkan oleh S yang juga salah satu warga setempat yang juga termasuk turut terdampak suara brisik dan getaran. S menambahkan bahwa dalam kesepakatan bersama kali ini ( beberapa warga terdampak ) dirinya memintah untuk Pabrik tersebut pindah lokasi.



" Yang jelas lokasi tersebut sebelumnya hanya untuk gudang, pada intinya warga minta agar pabrik tersebut pindah lokasi dan kami kira untuk pemenuhan komitmen sudah lebih dari 1 (satu) tahun, hampir 2 (dua) tahun ", jelas S saat memberikan keterangan kepada awak media.


Perlu diketahui bersama bahwa berdasarkan keterangan warga terdampak, selama ini warga sudah pernah mengadu kepada Pemerintah Kota Pasuruan melalui instansi - instansi terkait, DPRD Kota Pasuruan serta sekaligus Wali Kota Pasuruan, namun hingga saat ini belum ada upaya  


Sementara itu, guna untuk memberikan tanggapan terkait keluhan warga, hingga berita ini ditayangkan, awak media belum bisa menemui pihak - pihak terkait. 

( sy )

Komentar

Tampilkan

Terkini