-->

Author Details

SD 22 Woja Kejar Mutu Ditengah Pandemi Covid- 19

Monday, August 23, 2021, August 23, 2021 WIB Last Updated 2021-08-24T01:07:23Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini

 


Dompu, Radar merah putih.com - Kepala SDN 22 Woja Kabupaten Dompu Mukmin, S.PdI menuturkan  bahwa di Sekolahnya yang Dia pimpin, sedang dalam  menerapkan program peningkatkan mutu pembelajaran dan pendampingan psikososial peserta didik dimasa pandemi Covid-19. 


Program kejar penngkatan mutu pendidikan  Sekolah Dasar yang diterapkan ini merupakan sesuatu terobosan baru  yang patut diapresiasi dalam menjawab tantangan dan problematis didunia  pendidikan pada tingkat  sekolah dasar di masa pandemi Covid-19 , dalam proses Kegiatan belajar siswa  diketahui terdapat beberapa ekses yang kurang baik akibat siswa belajar sendiri dari rumah seperti: 


"Meningkatnya stress bagi anak maupun orang tua, tingkat kebosanan anak relatif tinggi dan akhirnya malas belajar, siswa kesulitan memahami materi, bahkan ada beberapa kasus kekerasan baik fisik maupun psikis terhadap anak akibat ketidakmampuan orang tua dalam membimbing anaknya belajar di rumah" Papar Mukmin S.Pdi.


Implementasi belajar dari rumah melalui belajar daring, sejauh ini diketahui sangat sulit dikarenakan memiliki keterbatasan sehingga mutu belajar peserta didik tidak dapat dicapai secara optimal.


Hal ini disebabkan akibat perubahan cara belajar siswa dari pembelajaran tatap muka menjadi pembelajaran daring yang lebih banyak menekankan kemampuan visual dan literasi. Sehingga berpotensi menimbulkan  "turun " prestasi belajar.

   Pembelajaran jarak jauh dengan metode learing juga memberikan kontribusi terhadap kesulitan guru melakukan pendampingan , maupun kunjungan rumah terutama keterbatasan sarana prasarana, maupun keterbatasan tenaga pengajar, khususnya disekolah .

  Guru mengukur kemampuan siswa dari belajar jarak jauh yang sudah di terapkan . Dari sisi kemampuan siswa kepala SDN no 22 Woja mencoba gebrakan baru pendampingan psikososial peserta didik melalui asesmen  literasi, numerasi untuk mengukur kemampuan siswa cara berpikir dengan daya dukung alat peraga mate matikan, kegiatan tersebut menurut kepala SDN NO 22 Woja Mukmin S.Pdi melakukan uji coba kelayakan mulai hari Senin 23/8- hingga 3 Minggu kedepan paparnya.

   Rencana kerja sekolah dasar negeri no 22 Woja, melalui program tersebut di harapkan pada siswa dapat mengejar ketinggalan mutu pendidikan melalui pemulihan psikososial anak dengan penyampaian modul belajar yang telah disediakan.

   Implementasi , program di kabupaten Dompu kami dapat merencanakan  3 minggu kedepan, ini atas berkat kerja sama antara kementerian pendidikan kebudayaan ristek dan teknologi(Kemendikbud riset Dikti)dengan pimpinan  pusat Nahdatul ulama serta Dinas Dikbud Kab.Dompu

(Zun).

Komentar

Tampilkan

Terkini