-->

Author Details

Lantunkan Asmaul Husna, Srikandi Polres Kediri Kota dipandu Kompol Abraham , Saat Hadapi Ratusan Pendemo dari Ngancar .

Wednesday, September 29, 2021, September 29, 2021 WIB Last Updated 2021-09-29T12:20:44Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini

 



( Kompol Abrahan berada paling depan ) 



KEDIRI, radarmerahputih.com  –Saat menghadapi ratusan warga  pendemo  dari dusun Balerejo  desa Babadan kecamatan Ngancar    Kabupaten Kediri , di depan Pendopo Panjalu Jayati Kabupaten Kediri, Kabag Ops. Polres Kediri Kota Kompol Abraham 

bersama  puluhan Srikandi Polres Kediri Kota melantunkan Asmaul Husna, Rabu (29/9/2021).


Ratusan massa  pendemo tersebut dari Aliansi Ormas GR-MKLB, Bara Juang dan Kelompok Tani Maju Makmur Desa Babadan Ngancar  menuntut agar Bupati Kediri berpihak kepada warga dan mendukung proses redistribusi tanah seluas 124 hektar.


Salah satu perwakilan dari massa dalam orasinya mereka  menuntut atas permohonan pengembalian hak atas tanah warga di eks Dusun Balerejo Desa Babadan Kecamatan Ngancar Kabupaten Kediri.


“Warga Eks Dusun Balerejo Desa Babadan Kecamatan Ngancar sekitar 158-an KK merasa diperlakukan tidak adil dan tidak layak secara kemanusiaan oleh PTPN XII Ngrangkah Pawon (dulu PTPN X), ketika pada tahun 1966 mereka dipaksa oleh PTPN untuk melepas hak penguasaan atas tanah di area Eks Dusun Balerejo seluas kurang lebih 124 Ha. Kami meminta agar tanah yang telah mereka kuasai secara sah selama 21 tahun sejak tahun 1945 (sepeninggal Pemerintahan Jepang) dikembalikan kepada masyarakat.” teriak Korlap aksi.


Dalan pengamanan aksi ratusan massa tersebut, pihak Kepolisian yang dibantu TNI dan Satpol PP, bertindak humanis dalam pengamanan.


“Kami persilahkan massa menyampaikan aspirasi dengan baik, dan kami himbau jangan sampai bertindak anarkis. Kami akan mengamankan dan mengawal aksi kalian dengan baik.” kata Kompol Abraham, Kabag Ops Polres Kediri Kota.


Massa kemudian ditemui oleh Bupati Kediri Hanindhito dan menyerahkan dokumen untuk dipelajari oleh Bupati 


“Kami akan pelajari dokumen ini terlebih dahulu, dan kami meminta waktu 1 hari saja.” ujar Bupati Kediri saat menemui massa.

( Wulan / guh ) 

Komentar

Tampilkan

Terkini