-->

Author Details

Ada apa dengan proyek swakelola SDN Peniwen 1 Kromengan... ?

Friday, October 8, 2021, October 08, 2021 WIB Last Updated 2021-10-08T15:17:43Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini

 



Malang ,radarmerahputih.com-  Terkait program peningkatan infrastruktur Dinas Pendidikan Kabupaten Malang atau lebih populernya di sebut proyek pembangunan fisik dengan sistem swakelola tingkat SD.


Untuk tahun anggaran 2021 terbilang cukup merata, kalau dilihat secara umum Dinas Pendidikan Kabupaten Malang dalam pembagiannya setiap Kecamatan bisa dipastikan mendapat bantuan program fisik tersebut.


Informasi yang berhasil dihimpun awak media dari beberapa Kecamatan atau Korwil khususnya lembaga yang melaksanakan kegiatan pembangunan secara swakelola terdapat fakta beragam mulai dari keluhan lembaga yang belum menerima RAB padahal sudah terlanjur membongkar atap kelas.


Adalagi belum adanya pencairan dana swakelola, yang mana dana tersebut diharapkan cair sesuai rencana dan tidak telat hingga musim hujan baru cair, itu yang ditakutkan lembaga atau pelaksana kegiatan dibawah, selain itu ada juga fakta di lapangan tidak adanya Baner memuat informasi terkait proyek yang dikerjakan.


Sebut saja sebuah lembaga pendidikan dasar atau SD Negeri 1 Peniwen Kecamatan Kromengan , saat ditemui awak media (8/10/2021) Bu Parti selaku kepala sekolah tampak bingung dan terlihat kurang senang dimintai konfirmasi terkait pelaksanaan pembangunan dilembaganya.



Seraya berucap "belum lama ini korwil datang kesini dan memerintahkan kalau ada tamu kesekolah , disuruh langsung temui Korwil saja ". Seru Bu Parti pada awak media 


Sedangkan dari klarifikasi media ini pada Korwil (8/10/2021) terkait ucapan kepala SDN 1 Peniwen ,Pak Evi selaku Korwil hanya menjawab singkat "maksud saya, tak suruh matur saya, siapa, dari mana,begitu ".melalui pesan singkat aplikasi wa pukul 12.45 wib.


Lebih jauh korwil Kromengan saat bersamaan dikonfirmasi terkait fakta di lembaga SDN 1 Peniwen yang mendapat 5 titik ruang atap dan belum memasang papan proyek atau Baner yang seharusnya ada memuat informasi kegiatan pembangunan tersebut.


Sekira pukul 21.02 korwil menjawab " oh banernya belum ada nggih, biar segera dipasang biar jelas" ujarnya 


(Ich/tim).

Komentar

Tampilkan

Terkini