-->

Author Details

Jum'at berkah, terhadap Exs Anggota Gafatar di Magetan dari Polres Magetan

Thursday, November 18, 2021, November 18, 2021 WIB Last Updated 2021-11-19T04:52:15Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini

 



MAGETAN , radarmerahputih.com - Sebelumya, Jumali se-keluarga warga Desa Tawangrejo Kecamatan Takeran Kabupaten Magetan tidak menyangka bila aliran gafatar (gerakan fajar nusantara) yang diikutinya selama itu merupakan organisasi yang dilarang oleh pemerintah. 


Jumali yang berprofesi sebagai tukang cukur itu mengaku ikut gafatar karena desakan ekonomi dan terbujuk rayuan temannya dari Purbalingga dengan alasan transmigrasi ke- Kalimantan. Disana di desa Samito, Kapuas Hulu, Pontianak, Kalimantan Barat. Ia pun sempat tinggal selama 2 bulan sebelum akhirnya diusir oleh wara lokal. 


Ia dan keluarganya akhirnya pulang ke- kampung halamannya di Takeran atas fasilitas pemerintah. 


", Kami Kepolisian bersama Dinas Sosial Magetan hari ini sengaja bersilaturahmi kerumah pak Jumalli, sekaligus berikan pembinaan Deradikalosasi," kata Kasubag Humas Polres Magetan AKP Budi Kuncahyo kepada, Jumat (19/11/2021). 


Diwakili AKP Endro Warsito,S.H, selaku Kapolsek Takeran, lajut Kasubag,  Di hari Jum'at berkah ini selain silaturahmi sebagai upaya membangun komunikasi yang baik dan jalin kebersamaan juga diberian bantuan paket sembako dan uang pembinaan  kepada keluarga exs Gafatar. Diharapkan tetap saling berkomunikasi jangan sampai lepas hubungan. 


", Kami juga menanyakan apakah masih ada telpon atau SMS dari orang yang tidak jelas, Dia jawab tidak. 

Namun apabila masih ada ajakan untuk jangan sampai ditanggapi," terang Kuncahyo. 



Jumali juga mengucapkan terima kasih yang sebesar - besarnya kepada pemerintah dalam hal ini Polisi yang telah membantu dirinya dan keluarganya. 

", Saya merasa senang mendapat perhatian dari Polri dan siap menjalin komunikasi dengan Polri kalau ada suatu indikasi atau permasalahan terkait perkembangan saat ini," katanya. 


Aktifitasnya saat ini masih seperti dulu yaitu potong rambut dan terkadang juga kerja seadanya. Sedangkan istri saya masih bekerja dirumah orang. 


Terakhir disampaikan Kasubag Humas Polres Magetan AKP Budi Kuncahyo bahwa kegiatan silaturahmi dan pembinaan terhadap exs anggota gafatar tersebut dilakukan sebagai upaya mencegah kembalinya paham ajaran, aliran gafatar yang menyimpang dari ideologi yang bertentangan dengan Pancasila.

(HumasPolresMagetan/ika/ar).

Komentar

Tampilkan

Terkini