-->

Nasdem

Nasdem

Author Details

HM.Sanusi : Bulan Agustus 2022 Ada 6.600 Kasus Stunting . Tahun 2023 Depan Target Zero Stunting

Wednesday, September 7, 2022, September 07, 2022 WIB Last Updated 2022-09-07T15:39:48Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini



Malang ,radarmerahputih.com - Terkait dengan kasus stunting di Kabupaten Malang, HM. Sanusi membuka secara resmi giat Rembug Stunting yang bertempat di grand Miami hotel (7/9/2022) Kepanjen. 


Dalam kesempatan itu, Bupati Malang menyampaikan beberapa hal kepada undangan yang terdiri dari OPD-OPD terkait di Kabupaten Malang hingga kepala puskesmas " terkait dengan stunting yang terjadi sama Balita harus mendapatkan perlakuan khusus dan terus diadakan

 pendampingan ".


“Sebut saja angka stunting bulan Agustus 2022 ini, yang tercatat ada 6.600 , tapi sebelumnya mencapai angka 11 ribu pada bulan Januari kemaren, 

Dan perlu diketahui bahwa tujuan dari Rembug Stunting ini untuk membangun komitmen bersama lingkup Pemerintah Kabupaten Malang, juga pihak swasta dalam hal ini adalah CSR untuk bersama bisa melaksanakan pencegahan dan penurunan stunting secara terintegrasi

 ".


"Saya mengingatkan bahwa penanganan stunting ini bukan hanya menjadi tanggung jawab bagi nakes atau dinas kesehatan saja, tapi ini juga tanggungjawab bagi semua yang diluar kesehatan dan berkenaan dengan pemberdayaan masyarakat dan dalam hal ini, fungsi CSR perlu dimaksimalkan".



"Karena seperti kita ketahui bersama, terdapat dua jenis intervensi yang dapat dilakukan dalam upaya percepatan penurunan kasus stunting, yakni intervensi spesifik dan intervensi sensitif. Pada program intervensi spesifik, upaya penanganan dilakukan

Dengan menyasar penyebab langsung dari kasus stunting pada sektor kesehatan. Sementara intervensi sensitive, berkaitan dengan penyebab tidak langsung dari kasus stunting". terang Nya



Lebih lanjut, bupati saat diwawancarai wartawan masih dilokasi seusai giat" sebagai contoh untuk evaluasi saja, kecamatan Bantur dengan Pujon jadi terbanyak sekitar 1.060 kasus, ini kenapa kok bisa naik, lha ini yang harus di rembug dan terus

Ada lagi yang dari 250 menjadi 3 kasus, kenapa kok bisa turun, lha ini juga jadi bahan dalam rembug stunting".

" Masukkan yang baik-baik dari muspika yang wilayah kerjanya angka stunting turun, untuk wilayah muspika lain yang masih tinggi angka stunting nya.

Karena hal ini sudah menjadi fakta dan ada hasilnya, dan kalau dilihat secara nasional, kita masih di angka 8% kan itu termasuk rendah dan kalau Jawa timur sendiri masih diatas 43% ".

" Survey yang dilakukan itu masih belum singkron karena beda waktu dan kalau disurvei saat ini, kita di atas 8,1% , lha ini kalau nanti kita berhasil, Kabupaten Malang menjadi formula nasional. Karena sebut saja tahun 2000 kita mendapat apresiasi dari presiden atas penurunan angka stunting yang mana saat itu wapres diutus untuk mencari formula dalam menurunkan angka stunting tersebut ".


" Sedangkan Untuk formula nya sendiri hanya memberikan makanan tambahan dan kalau bagi ibu hamil bisa ditambah dengan latihan olahraga ". pungkas HM.Sanusi


Selaku ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting, Didik Gatot Subroto yang juga Wabup sempat menyinggung hal terkait evaluasi penyelenggaraan penurunan stunting antar organisasi perangkat daerah dan pemerintah desa juga pemangku kepentingan lain di tingkat daerah.


Selain itu, "Wabup juga memberikan fasilitas terkait dengan pembentukan TPPD di 33 kecamatan dan 390 TPPS desa dan kelurahan serta membentuk tim pendamping keluarga sejumlah 2044 atau sebanyak 6.132 petugas yang terdiri dari unsur kader KB, TP PKK dan nakes".


Dan terkait hal-hal apa yang telah dilakukan oleh Tim Percepatan Penurunan Stunting di Kabupaten Malang, " yakni ada delapan aksi dan satu adalah aksi memberikan sebuah analisa terhadap situasi yang ditentukan berdasarkan jumlah Balita stunting dan khusus 2022 untuk 50 desa".


Sebelum menutup sambutannya, Wabup menambahkan "bahwa melalui keputusan Bapeda, aksi merencanakan kegiatan bersama dinas terkait dan tentunya bersama saling support dengan program kerja yang secara khusus nanti diarahkan di 50 desa yang menjadi prioritas saat ini ".pungkasnya  (Tim)

Komentar

Tampilkan

Terkini