-->

Nasdem

Nasdem

Author Details

Magetan Rahim Indonesia",Haul Gubernur Soerjo Dalam Rangka HUT Jatim ke-77.

Saturday, November 12, 2022, November 12, 2022 WIB Last Updated 2022-11-12T16:11:16Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini

 


Magetan, radarmerahputih.com - Serangkaian acara dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Magetan dalam rangka memperingati HUT Jatim ke-77 melalui acara HAUL Gubernur Soerjo. Salah satunya yaitu pada hari ini dilaksanakan sarasehan dialog kesenian dengan mengusung tema "Magetan Rahim Indonesia", Sabtu (12/11/2022).


Bertempat di Ruang Jamuan Surya Graha Kabupaten Magetan, acara dihadiri oleh Dr. Ari Sapto, M.Hum dan Joko Susanto sebagai narasumber, dengan moderator adalah Muries Subiyantoro, yang merupakan keturunan dari keluarga besar Gubernur Soerjo.



Dalam materinya Ari Sapto memberikan gambaran yang lebih komprehensif mengenai perjuangan Raden Mas Tumenggung Soerjo di waktu yang relatif singkat yaitu dari tahun 1945-1948. Beliau diangkat menjadi Gubernur Jawa Timur. Merupakan suatu perjuangan yang sangat berat, dimana pada masa kepemimpinannya sebagai seorang Gubernur beliau menjalankan tugasnya dalam konteks revolusi.


"Revolusi adalah sesuatu yang kacau, istilah jawanya adalah gegeran( gejolak / pergolakan), artinya struktur organisasi pemerintahan belum tertata dengan baik, apalagi ekonomi, tidak ada acuan yang dipakai untuk mengarahkan masyarakat menuju cita-cita yang sama," ujar Ari Sapto.



Disinilah peran Gubernur Soerjo merumuskan sebuah model kepemimpinan yang dipakai untuk mengendalikan Jawa Timur. Inilah yang menjadi perbedaan kepemimpinan Gubernur Soerjo yang mempunyai kemampuan untuk memformulasikan suatu ide atau gagasan di tengah kekacauan demi sebuah cita-cita.


Sedangkan Joko Susanto dalam pemaparan materinya lebih menegaskan pada nilai kepahlawanan yang dimiliki oleh Gubernur Soerjo. Dimana beliau berjuang untuk kepentingan orang banyak dan hasilnya dapat dirasakan oleh generasi muda penerus bangsa. 


"Saya berharap kepada para generasi muda untuk bisa menjadi pahlawan di era yang lebih modern ini, berjuang mengisi kemerdekaan dengan hal-hal yang positif sehingga dapat berdampak bagi orang banyak," ujarnya. (IK)

Komentar

Tampilkan

Terkini