Diduga Ada Main Mata Dalam Menentukan Pemenang Tender, Kantor Bupati Digruduk Puluhan Aktivis Dan Ratusan Masyarakat

 



Pasuruan - radarmerahputih.com- Puluhan Aktivis bersama ratusan masyarakat yang tergabung dalam aliansi Gerakan Rakyat Anti Korupsi gelar aksi damai di kantor Bupati Pasuruan, Rabu (19 Juni 2024) siang.


Disebutkan salah satu aktivis, Ayi Suhaya dalam orasinya bahwa pihaknya tak lain untuk menyuarakan terkait adanya dugaan kong kalikong antara OPD dan BLP, khususnya dalam lelang mega proyek revitalisasi pasar cheng hoo.


" Kami menduga ada pemenang tertentu dalam tender proyek dilingkup Pemkab, khususnya proyek pasar Cheng hoo. tapi setelah kita klarifikasi langsung, pada jawaban pak Sekda bersih ditambah pak PJ Bupati pun menjamin kepada NJO semua. 


" Selain itu, pak PJ kemungkinan bisa membentuk tim khusus untuk mengawasi, kalau memang ada dugaan kong kalikong otomatis segera ditindaklanjuti dan jika tidak ada masyarakat suruh menghormati, suruh mengawal terus prosesnya pembangunan pasar Chengho ", jelas Ayik Suhaya, setelah melakukan audensi bersama PJ Bupati.


Ayik Suhaya juga menambahkan bahwa Pak PJ Bupati dan Sekda sudah berkomitmen kalau proyek itu terbukti dugaan kong kalikong pak PJ siap mengembalikan ke Pusat akan tetapi kalau tidak ada, itu sesuai prosedur silahkan dijalankan.


" Maka dari itu, ini kita akan kawal terus , kita tetap memegang keterangan Pak PJ selaku pemberi kebijakan Dan Kami berharap pak PJ harus tegas jika ada dugaan penyimpangan yang dilakukan oknum BLP, oknum Disperindag segera pak PJ memberikan sanksi tegas ", tambah Ayik.


Sementara itu, dalam menanggapi hal itu pada kesempatan ini Pj Bupati Pasuruan, Adriyanto mengatakan bahwa kalau memang ada bukti, tidak perlu untuk di sumpah dan sebagainya.


" Kami sebagai ASN semuanya sudah ada sumpahnya bahkan ada korps pegawai republik Indonesia, artinya kita melihat seperti ini semuanya punya kepentingan. Kita lihat tadi ada bukti - bukti yang diserahkan ke kita, nanti kita lihat dan kita pelajari, kalau memang ada keteledoran, tidak sesuai prosedur nanti kita evaluasi dan nanti seperti apa.


Selain itu, PJ Bupati juga menjamin betul proses yang lakukan merupakan proses yang bersih, proses yang sesuai dengan aturan, sesuai SOP dan sebagainya, dan dengan ini dirinya berjanji akan jadikan bahan evaluasi kedepan.


" Tahapan saat ini masih dalam proses lelang, kalau seandainya sudah ada pemenang maka kita alokan relokasi dan kita juga sudah mencari beberapa peluang bahkan kita sudah mengeluarkan anggaran untuk kegiatan relokasi. Kurang lebih proses lelang 14 hari , ini sudah berjalan 8 hari dan itu akan berlangsung sampai akhir Juni nanti, kita akan lakukan sebaik baiknya ".  


" Dan kami berharap jangan membuat bahwasanya proyek ini mesti akan jelek, jadi jangan sampai ada pemikiran seperti itu. Kalau rakyat konsisten terhadap proyek ini nanti kita akan carikan beberapa rekanan yang barangkali seimbang tetapi ini bisa berjalan dengan bagus, nanti kita cari solusi yang terbaik ", tambah Andriyanto. (Syah)

Post a Comment

0 Comments