Yulma Salam Lima Jari : Jangan kongkalikong , tegakkan Perda

 



Nganjuk, Demo Gabungan antara SLJ, GAKK yang di gelar didepan Pendopo Kabupaten Nganjuk.


Aksi ini dilakukan pada Selasa (9/7/2024), yang di ikuti sekitar 100 orang,  dalam aksi kali ini Tim SLJ Cs menagih progres laporan dugaan penggelapan pajak yang di lakukan oleh PT Akhsan Energi Indonesia.


Berdasarkan Data yang di himpun,  Kepala Desa Karangsono diduga melakukan pungli Rp 5000 x 1000.


Selain PT Aksha unjuk rasa ini juga di tujukan untuk galian TMKI.


Koordinator demo John Wadue Meminta ketegasan pemerintah Kabupaten Nganjuk agar lebih tegas dalam menyikapi pelanggaran yang di lakukan oleh Perusahaan tambang galian C di wilayah Karangsono, Loceret.


One prestasi yang di lakukan oleh PT. Akhsa adalah dugaan penggelapan pajak dan CSR yang di hutang.


Sementara Yuliana (Yulma) berharap kepada  penegak perda Satpol PP harus bekerja lebih tegas kepada pelanggar perda yang merugikan negara, jangan hanya bedagang  kaki lima yang selalu di tegakkan, namun investor besar tak pernah mampu menegakkan.


" Dugaan Kongkalikong antara pengusaha tambang dan Pihak Aparatur Desa (Kades Karang Sono ) yang tidak datang merupakan kesengajaan agar tuntutan kami tidak dapat terealisasi," jelasnya.


Kami para menyampaikan aspirasi sangat tidak puas dengan hasil hari ini dan kami akan tetap melakukan. Unjuk rasa yang lebih besar lagi.


Dari pihak Kabupaten yang di wakili asisten Perekonomian dan pembangunan Judi Ernanto berharap agar semua permasalah tambang di TMKI dan PT. Akhsa  dapat di selesaikan. Sesuai dengan prosedur,  PAD Kabupaten Nganjuk tetap berjalan, pengelolaan lingkungan harus tetap di perhatikan. 


Sebagai skala prioritas kami akan segera menurunkan tim untuk menyelidiki apa yang sebenarnya terjadinya di lokasi, semua tetap kita koordinasikan, dengan propinsi.


" Tim terpadu akan segera mengakses ke lokasi agar informasi itu benar-benar valid dan tidak sepihak, urainya.

Post a Comment

0 Comments