Jakarta,radarmerahputih.com - Pemerintah Daerah Kabupaten Nganjuk Jawa Timur berkomitmen mendukung transformasi digital sistem administrasi keuangan daerah yang lebih akuntabel dan efisien.
Hari ini Kamis bertempat di Hotel Bidakara Jakarta , Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi menghadiri acara peluncuran Surat Perintah Pencairan Dana ( SP2D) Online, melalui Sistem Informasi Pemerintahan Daerah Republik Indonesia (SIPD-RI), Jakarta,Kamis (17/4/2025).
Kabupaten Nganjuk merupakan salah satu dari 28 Kabupaten se Indonesia, yang ikut dan hadir dalam acara peluncuran SP2D, dan Nganjuk adalah perwakilan dari Jawa Timur.
Usai acara tersebut, Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi menyampaikan rasa syukur menjadi salah satu dari 38 Kabupaten/ kota di Jawa Timur yang dinyatakan siap mengimplementasikan SP2D Online.
Dan saat ini penerapan di tingkat kabupaten/kota masih dalam tahap persiapan, Jawa Timur diharapkan dalam waktu dekat seluruh daerah dapat segera menggunakan sistem tersebut.
“Dengan SP2D Online ini, tentu akan mempermudah segala proses administrasi pelaporan dan pembayaran. Sistem ini lebih akuntabel dibandingkan sebelumnya, dan kita patut bersyukur karena di Jawa Timur kususnya kabupaten Nganjuk hanya menggunakan satu aplikasi, tidak ganda ” ujar Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi.
Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi juga menambahkan bahwa, "penggunaan satu aplikasi menjadi simbol dari upaya menuju pemerintahan yang bersih, efisien, dan transparan." Jelasnya
“Dengan langkah ini tentu kami dari Nganjuk Jawa Timur menunjukkan keseriusan, dalam mendorong reformasi birokrasi, melalui digitalisasi keuangan yang efektif dan berkelanjutan,” tegasnya.
( NN/ rdks)





0 Komentar