Pasuruan - radarmerahputih.com- Beberapa masyarakat Desa Curahdukuh, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan dengan didampingi Aliansi Masyarakat Cinta Damai ( AMCD ) menggelar audensi bersama Bupati Pasuruan, Rabu (23 April 2025).
Ketua AMCD, Hanan mengatakan bahwa dirinya bersama masyarakat Desa Curahdukuh kali ini datang ke Bupati untuk mengadu serta meminta bantuan terkait sengketa lahan dengan PT PIER.
" Hari ini kita bersama 11 ahliwaris yang merasa belum mendapat atau menerima hak - haknya. Kita kesini, ke Pak Bupati untuk meminta bantuan untuk mencarikan solusi atau fasilitas untuk menyelesaikan permasalahan ini, mengingat permasalahan ini sudah berpuluhan tahun belum terselesaikan ", terangnya.
Menurutnya, terkait sengketa lahan ini masyarakat yang saat ini bersamanya memiliki bukti - bukti kuat dan dirasa sudah cukup untuk membuktikan bahwa memang mereka berhak untuk menerima hak - hak nya.
" Berdasarkan data yang kami dapatkan, putusan Pengadilan Tinggi Jawa Timur itu sudah jelas dan inkra kalau memang pihak PIER mempunyai bukti kasasi tolong dibuktikan pada pertemuan yang akan datang, yang nanti akan diundang oleh Pak Bupati ".
" Selama ini mana, bukti kasasi yang dimiliki PIER tidak ditunjukkan, hanya omongan saja. Kami berharap Pak Bupati benar - benar bisa mempertemukan dengan pihak terkait dan bisa menjadi jembatan untuk mencari jalan keluar atau solusinya ", tambah Hanan.
Sementara itu, Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo dalam forum menyampaikan bahwa pihak siap untuk mempertemukan dengan pihak PIER dan mencarikan solusi yang terbaik.
" Nanti kita coba pertemukan dengan pihak PIER, kita cari solusi dengan diskusi, musyawarah dan dengan mediasi semoga nanti bisa ada solusi yang terbaik. Saya ingin semua permasalahan ini bisa diselesaikan dengan baik, ada win win solution dan semoga ada solusi yang terbaik untuk semuanya ", terang Rusdi didalam forum. (Syah)


0 Komentar