Nganjuk, radarmerahputih. Com - Pemerintah kabupaten Nganjuk Terima bantuan 100 ton Benih kedelai dari presiden Prabowo Subianto, jumat ( 6/3/2026) .
Bantuan benih kedelai tersebut menurut bupati Nganjuk Marhaen Djumadi, " Hari ini petani Nganjuk mendapat bantuan benih kedelai sebanyak 100 ton, dan akan kita tanam di 2229 hektar sawah,
Pemkab Nganjuk gencar memperkuat sektor pertanian melalui dukungan sarana produksi, mekanisasi, dan kepastian pasar bagi petani.
Rangkaian kegiatan Gerakan Tanam Kedelai di Desa Ngudikan, Kecamatan Wilangan, menjadi wadah untuk mewujudkannya, dengan fokus pada penyerahan alat mesin pertanian dan penandatanganan kemitraan pembelian kedelai tahun 2026.
“Penggunaan teknologi adalah kunci kemajuan sektor pertanian. Dengan adanya traktor rotari ini, proses olah lahan dapat dilakukan lebih cepat, biaya produksi lebih efisien, dan produktivitas petani bisa meningkat,” ujar Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi, Jumat (6/3).
Kang Marhaen sapaan akrab bupati menyerahkan traktor roda dua (rotari) kepada petani di Kecamatan Wilangan. Bantuan ini diharapkan mendukung peningkatan Luas Tambah Tanam (LTT) sekaligus mempercepat proses pengolahan lahan dengan efisiensi yang lebih baik.
“Melalui perjanjian ini, kelompok tani memperoleh jaminan pembeli untuk hasil panen kedelai nanti. Skema kemitraan tersebut diharapkan mampu menciptakan stabilitas harga sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani,” kata Wibowo Nur Cahyo, perwakilan Gabungan Koperasi Produsen Tempe Tahu Indonesia.
Selain mekanisasi pertanian, kegiatan juga diwarnai dengan penandatanganan Perjanjian Kemitraan Pembelian Kedelai Tahun 2026. Kerja sama ini dilakukan antara Wibowo Nur Cahyo dengan Sigit Suprapto dari Kelompok Tani Rukun Santoso Desa Sukoharjo, Kecamatan Wilangan, yang bertujuan memutus ketergantungan petani pada tengkulak.
“Kehadiran kita bersama-sama di sini menunjukkan komitmen sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan semua pemangku kepentingan untuk menguatkan komoditas kedelai nasional,” ujar Direktur Aneka Kacang dan Umbi Ditjen Tanaman Pangan yang menyaksikan prosesi penandatanganan.
Prosesi tersebut juga disaksikan oleh Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Nganjuk dan perwakilan Komando Daerah Militer V/Brawijaya. Kehadiran para pejabat strategis ini menjadi bukti dukungan komprehensif terhadap pengembangan sektor pertanian di daerah.
Pemkab Nganjuk optimistis dengan dukungan alat mesin dan kemitraan pemasaran, petani kedelai akan semakin termotivasi untuk meningkatkan produksi. Langkah ini sekaligus menjadi kontribusi daerah dalam mewujudkan program swasembada pangan nasional yang menjadi prioritas nasional. (*)


0 Komentar