Peduli Pendidikan, Koramil 0810/18 Ngetos Bersama Forpimcam Ngetos Bagikan Sragam Gratis Untuk Siswa Kurang Mampu

 



Nganjuk Ngetos,radarmerahputih.com -
Koramil 0810/18 Ngetos Kodim 0810 Nganjuk bagikan seragam sekolah beserta sepatu, diberikan secara gratis kepada 75 anak.

Dengan membagikan seragam dan sepatu kepada anak anak kurang mampu ini,bertujuan meringankan beban ekonomi wali murid, meningkatkan motivasi belajar siswa, dan memastikan anak-anak tetap bersekolah., selain itu juga merupakan bentuk kepedulian TNI AD (Babinsa) dalam membantu pemerintah setempat dan mempererat hubungan dengan masyarakat. 




Pada kesempatan tersebut Nuri Camat Ngetos menyampaikan bahwa “Kita ingin meringankan beban wali murid, semoga pemberian seragam sekolah plus sepatu ini dapat bermanfaat untuk masyarakat Ngetos " Ucapnya.

 Ucapan banyak terimakasih kepada bapak bupati dan wakilnya, juga disampaikan oleh Nuri Camat Ngetos, saat pembagian bantuan sragam dan sepatu di Aula Koramil 0710/18 Ngetos. 


Turut hadir dalam kegiatan tersebut di antaranya Nuri Camat Ngetos , Iptu Jajuli Kapolsek Ngetos , Kapten Inf Kustono. Danramil 0810/18 Ngetos serta beberapa kepala desa dari Kecamatan Ngetos , beberapa Kepala sekolah sera para wali murid beserta anaknya .


Kehadiran mereka menjadi bukti dukungan bersama dalam upaya memastikan akses pendidikan yang lebih baik bagi setiap anak, tanpa terkecuali oleh kondisi ekonomi keluarga.
Kapten Inf Kustono dalam penyampaianya “Ini sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat Ngetos , terutama yang membutuhkan,” ujar Kustono


Menurut Kapten Inf Kustono sebelum kegiatan, Babinsa melakukan pemantauan rutin terhadap situasi dan kondisi sosial warga masyarakat binaannya. Terutama menjelang tahun ajaran baru, mereka menemukan bahwa banyak keluarga dengan beberapa anak yang bersekolah seringkali kesulitan memenuhi kebutuhan pendidikan dasar seperti seragam dan sepatu.




“Seragam sekolah baru ini harapannya bisa menjadi pemantik semangat bagi anak-anak untuk belajar dengan sungguh-sungguh,” ujarnya.

Tak hanya sebagai bantuan materi, acara ini juga menjadi ajang silaturahmi yang erat antara aparat kewilayahan dengan masyarakat. Melalui kegiatan seperti ini, diharapkan terjalin hubungan yang lebih akrab dan saling pengertian, serta memberikan dorongan bahwa pendidikan adalah tanggung jawab bersama seluruh komponen masyarakat.


“Saya mengimbau agar para siswa tidak terpengaruh dengan hal-hal tidak baik yang dapat mempengaruhi semangat belajar sekolah, sehingga dapat merusak masa depan,” pungkasnya dengan pesan yang penuh makna bagi para penerima bantuan. ( **)









)






Posting Komentar

0 Komentar