Kerja Kerja dan Kerja : Marhaen Djumadi Ketua DPC PDI Perjuangan Nganjuk Melantik 220 Kader PAC se Kabupaten Nganjuk.

 


.

Nganjuk, radarmerahputih,com — Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Nganjuk, Marhaen Djumadi, memerintahkan kepada 220 kader yang masuk dalam kepengurusan PAC di 20 Kecamatan se-kabupaten untuk membersamai masyarakat dalam kondisi suka terutama duka.

“Seluruh kecamatan sudah melaksanakan Musancab. Ini menunjukkan konsolidasi partai berjalan dengan baik dan terstruktur,” ujarnya seusai Musancab Serentak PDI Perjuangan se-Kabupaten Nganjuk di Gedung Juang 45, Jl Dr Soetomo No 60, Jumat (24/4/2026).

Ia menegaskan bahwa Musancab bukan sekadar agenda rutin, melainkan bagian dari penguatan organisasi setelah tahapan Konferensi Cabang hingga Kongres partai.

“Musancab ini adalah tahapan penting untuk memastikan struktur partai semakin solid sampai ke tingkat kecamatan,” kata Marhaen Djumadi.


(ribuan Kader Banteng Nganjuk Hadiri Musancab Serentak di Gedung Juang 45) . 

Dalam pelaksanaannya, kepengurusan Pimpinan Anak Cabang (PAC) yang terbentuk telah memenuhi ketentuan partai, termasuk keterwakilan 30 persen perempuan dan 20 persen kalangan milenial.


“Kami pastikan komposisi kepengurusan sesuai aturan, ada keterwakilan perempuan dan juga generasi muda. Ini penting untuk keberlanjutan partai,” jelasnya.

Bersiap Membentuk Kepengurusan Ranting di 284 Desa


Sebagai tindak lanjut, DPC PDI Perjuangan Kabupaten Nganjuk selanjutnya akan menyusun kepengurusan ranting dan anak ranting pada Mei 2026.

“Bulan Mei kita tuntaskan struktur sampai ke bawah, sehingga organisasi benar-benar kuat hingga tingkat paling bawah,” tegasnya.
Namun demikian, ia mengakui tantangan terbesar ke depan adalah bagaimana mendekatkan partai dengan generasi muda, khususnya Gen Z.

“Tantangan kita sekarang adalah bagaimana bisa masuk ke generasi muda. Pendekatannya harus relevan, interaktif, dan sesuai perkembangan zaman,” ungkapnya.

Membersamai rakyat


Marhaen Djumadi juga menekankan pentingnya kehadiran kader di tengah masyarakat untuk menjawab persoalan secara nyata.

“Kader harus hadir di tengah rakyat, memahami persoalan mereka, dan memberikan solusi. Itu yang menjaga kepercayaan publik,” katanya.

Selain itu, peran kader yang berada di pemerintahan diminta untuk dimaksimalkan melalui program konkret.

“Kita dorong program-program seperti pelatihan digital bagi pemuda dan petani, serta sinergi dengan fraksi DPRD agar manfaatnya langsung dirasakan masyarakat,” tambahnya.

Marhaen juga menyampaikan pesan tegas kepada seluruh pengurus yang telah dilantik agar tidak berhenti pada seremoni.
“Setelah dilantik, jangan tidur. Harus langsung kerja, kerja, dan kerja untuk kepentingan masyarakat,” tegasnya.

Menurutnya, kekuatan partai ke depan sangat ditentukan oleh soliditas dan kerja nyata kader di lapangan.

“Kalau struktur kuat dan kader bergerak bersama, maka target politik ke depan bisa kita capai,” pungkasnya.( **)

Posting Komentar

0 Komentar