Nganjuk,radarmerahputih.com— Dalam rangka memperkuat peran kader Saka Bakti Husada (SBH) sebagai wadah pembinaan generasi muda di bidang kesehatan, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Nganjuk melalui Bidang Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Subid Promosi Kesehatan (Promkes) menggelar kegiatan Peningkatan Kapasitas kader SBH, bertempat di Balai Latihan Kerja ( BLK) Kabupaten Nganjuk pada Selasa ( 12/05/2026) .
Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kabupaten Nganjuk , Saka Bakti Husada dari berbagai pangkalan Puskesmas, serta Tim Promosi Kesehatan (Promkes) Dinas Kesehatan Kabupaten Nganjuk.
Dibuka langsung oleh Pembina Saka Bakti Husada dari Dinas Kesehatan Kabupaten Nganjuk I Ketut Wijayadi S.E kepala bidang Kesmas dari Dinas Kesehatan Kabupaten Nganjuk.
Kegiatan ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat kolaborasi antara sektor kesehatan dan kepramukaan. Melalui kegiatan ini, Dinas Kesehatan Kabupaten Nganjuk berupaya meningkatkan kapasitas serta memperkuat pembinaan Saka Bakti Husada di setiap pangkalan Puskesmas agar lebih terarah, terstruktur, dan berdampak nyata bagi masyarakat.
Kader Saka Bakti Husada (SBH) berperan penting dalam mengembangkan keterampilan dan pengetahuan generasi muda di bidang kesehatan, sekaligus menjadi agen perubahan yang membantu pemerintah dalam mengedukasi masyarakat tentang perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS).
“Dengan kegiatan ini, diharapkan setiap pangkalan Puskesmas memiliki rencana kerja yang lebih matang, kegiatan yang berkelanjutan, serta mampu menumbuhkan semangat remaja muda untuk berkontribusi nyata di masyarakat”, ujar I Ketut Wijayadi dari Bidang Kesmas Dinas Kesehatan Kabupaten Nganjuk dalam sambutannya.
Kehadiran Kwarcab Gerakan Pramuka Nganjuk dalam kegiatan ini menjadi bentuk dukungan nyata terhadap upaya peningkatan pembinaan kader SBH di tingkat pangkalan. Kolaborasi antara sektor kesehatan dan gerakan kepanduan menjadi kekuatan penting dalam membangun karakter, disiplin, dan jiwa kepedulian sosial generasi muda, khususnya dalam bidang kesehatan masyarakat.
Kegiatan ini juga diisi dengan diskusi interaktif, evaluasi kegiatan kader SBH selama tahun 2026, serta penyusunan strategi pengembangan program kerja kader SBH untuk tahun mendatang. Beberapa hal yang dibahas antara lain:
Peningkatan kompetensi anggota dalam bidang keterampilan kesehatan dasar.
Rencana kegiatan kolaboratif antar pangkalan Puskesmas.
Melalui kegiatan ini, Dinas Kesehatan Kabupaten Nganjuk berharap keberadaan kader SBH tidak hanya sebagai wadah kegiatan kepanduan, tetapi juga menjadi mitra aktif pemerintah daerah dalam menyebarkan pesan-pesan kesehatan dan menumbuhkan perilaku hidup sehat di masyarakat.
Setelah kegiatan ini, setiap pangkalan Puskesmas diharapkan dapat menyusun rencana kegiatan pembinaan dan pelatihan kader SBH yang lebih terukur, inovatif, serta mampu menumbuhkan generasi muda yang tangguh dan peduli kesehatan. ( Redaksi )



0 Komentar