Kisah Noliart, UMKM Pembuatan Mahar dan Hantaran Karya Guru Pasuruan yang Terus Naik Kelas

 


Pasuruan - radarmerahputih.com-Semangat pelaku UMKM lokal Kota Pasuruan terus menunjukkan perkembangan positif. Salah satunya adalah Wenny Novia W, warga Kelurahan Wirogunan, yang sukses mengembangkan usaha kreatif pembuatan mahar dan hantaran bernama _Noliart_.


Di tengah kesibukannya sebagai guru di salah satu SMA di Kota Pasuruan, Wenny mampu merintis usaha sejak 2018 yang awalnya hanya pekerjaan sampingan. Berkat ketelatenan dan sentuhan kreatif, Noliart kini berkembang menjadi usaha yang dipercaya masyarakat untuk berbagai kebutuhan, mulai dari pernikahan, wisuda, ulang tahun, hingga acara spesial lainnya.


Berbekal ide, ketelitian, dan kemampuan merangkai desain modern, Wenny menghadirkan mahar dan hantaran dengan kemasan elegan dan estetik sesuai permintaan pelanggan. Tidak berhenti di situ, ia juga merambah layanan Wedding Organizer WO dan Event Organizer EO untuk membantu masyarakat menyiapkan momen penting dengan konsep yang lebih tertata.


Ciri khas karya Noliart terletak pada variasi desain. Mulai dari gaya minimalis, modern, hingga custom sesuai pesanan. Seluruh proses dikerjakan sendiri oleh Wenny dengan detail tinggi, sehingga setiap hasil memiliki nilai estetika sekaligus kesan personal.


" Awalnya saya hanya ingin menyalurkan kreativitas dan membantu orang memiliki mahar atau hantaran yang berkesan. Alhamdulillah, dari tahun 2018 sampai sekarang Noliart terus berkembang. Saya selalu berusaha memberikan hasil terbaik, mengikuti model yang diinginkan pelanggan dan menjaga kualitas agar setiap pesanan punya nilai seni dan kenangan tersendiri ", ujar Wenny Novia W kepada awak media, Jum'at (29 Mei 2026).


Kepercayaan pelanggan terbukti dari banyaknya testimoni positif. Siti Rahma, 32, warga Kelurahan Petahunan yang pernah memesan hantaran pernikahan, mengaku puas. “Hasilnya sangat rapi dan sesuai ekspektasi. Desainnya cantik, modern dan pengerjaannya detail. Saya puas karena bisa request model sesuai keinginan,” katanya.


Faizah, 28, warga Kelurahan Bugul Kidul, juga merasakan hal serupa. “Yang saya suka itu komunikasinya enak dan hasilnya benar-benar dibuat dengan hati. Mahar yang saya pesan terlihat mewah tapi tetap elegan, jadi menambah kesan spesial di acara,” ungkapnya.


Kehadiran Noliart menjadi bukti bahwa UMKM lokal Kota Pasuruan memiliki potensi besar untuk naik kelas melalui kreativitas, inovasi, dan konsistensi menjaga kualitas produk serta pelayanan.


Bagi masyarakat yang ingin melihat karya atau melakukan pemesanan, dapat mengunjungi akun Instagram dan TikTok _Noliart_. Pemesanan juga bisa dilakukan langsung melalui DM atau inbox.


Dengan mengusung kreativitas lokal dan sentuhan personal di setiap karya, Noliart tidak hanya menghadirkan mahar dan hantaran, tetapi juga membantu mengabadikan momen penting agar lebih berkesan dan bernilai seni. (Syah)

Posting Komentar

0 Komentar