Nganjuk - Kapolres Nganjuk AKBP Suria Miftah Irawan, S.H., S.I.K., M.I.K., menegaskan kesiapan Polres Nganjuk dalam mengamankan peringatan Malam 1 Suro 2026 dengan menyiagakan ratusan personel gabungan TNI-Polri bersama Satpol PP, Dinas Perhubungan, Damkar, BPBD dan Dinas Kesehatan pada sejumlah titik rawan dan jalur perbatasan.
Kegiatan diawali dengan apel siaga di lapangan apel Polres Nganjuk sebelum personel diterjunkan untuk melaksanakan pengamanan dan penyekatan kendaraan guna mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas, Selasa (16/6/2026).
Pengamanan dilakukan mengingat tradisi Malam 1 Suro setiap tahunnya identik dengan meningkatnya mobilitas masyarakat, maupun kegiatan kelompok tertentu yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan dan ketertiban. Karena itu, Polres Nganjuk mengoptimalkan kekuatan personel untuk menjaga situasi tetap aman dan kondusif.
AKBP Suria Miftah Irawan mengatakan bahwa pengamanan ini merupakan langkah preventif guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan masyarakat dapat berlangsung dengan tertib tanpa mengganggu keamanan umum.
“Kami telah menyiagakan ratusan personel untuk melaksanakan pengamanan secara maksimal di titik-titik strategis, khususnya wilayah perbatasan dan jalur yang berpotensi menjadi lokasi pergerakan massa. Tujuannya adalah menjaga kondusivitas wilayah serta memberikan rasa aman kepada masyarakat yang menjalankan tradisi Malam 1 Suro,” ujar Kapolres.
Usai apel siaga, personel ditempatkan pada sejumlah titik perbatasan Kabupaten Nganjuk untuk melaksanakan penyekatan dan pemeriksaan kendaraan. Petugas juga melakukan skrining terhadap pengendara, terutama kendaraan roda dua yang melintas pada jam-jam rawan
.
Dalam pelaksanaannya, petugas menerapkan metode SREG (Stop, Riksa, Edukasi dan Geledah) sebagai upaya mencegah masuknya barang-barang berbahaya seperti senjata tajam, minuman keras, petasan berdaya ledak tinggi maupun benda lain yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.
Kabagops Polres Nganjuk Kompol Ondik Andrianto, S.H., M.Si., menjelaskan bahwa metode tersebut mengedepankan tindakan preventif dan humanis tanpa mengurangi efektivitas pengamanan di lapangan.
“Melalui SREG, petugas tidak hanya melakukan pemeriksaan tetapi juga memberikan edukasi kepada masyarakat agar bersama-sama menjaga ketertiban. Langkah ini penting untuk meminimalisir potensi gangguan kamtibmas dan mencegah masuknya barang-barang yang dapat membahayakan keselamatan masyarakat,” jelas Kompol Ondik.
Dengan kesiapsiagaan personel serta pengamanan yang dilakukan secara berlapis, Polres Nganjuk berharap peringatan Malam 1 Suro 2026 dapat berlangsung aman, tertib dan kondusif sehingga masyarakat dapat menjalankan tradisi dengan nyaman serta terhindar dari berbagai potensi gangguan kamtibmas.(acha)

0 Komentar