Nganjuk,radarmerahputih.com- Tradisi sakral Siraman Sedudo 2026 diselenggarakan di Obyek Wisata Air Terjun Sedudo yang ada di Desa Ngliman, Kecamatan Sawahan, Nganjuk, Minggu legi (27/06/2026).
Sebelum acara Siraman Sedudo ini terlebih dulu dilaksanakanya Kirab Pusaka , dilanjut dengan Jamasan yang artinya mensucikan atau membersihkan Pusaka atau barang apapun yang menjadi jimat bagi masyarakat itu sendiri.
Hari ini pemerintah kabupaten Nganjuk melaksanakan kegiatan siraman Sedudo,dengan rangkaian acara diawali dengan pembukaan,laporan Gunawan Widagdo kepala Dinas Porabudpar , sambutan bupati Marhaen, pengambilan air suci yang dilakukan oleh 11 perawan dan 11 perjaka,dilanjut dengan larung sesaji dan mandi bersama para pejabat, dan terakhir tasyakuran ( selamatan) .
Dalam sambutanya Marhaen Djumadi Bupati Nganjuk menyampaikan, " Hari ini Minggu Legi bulan Suro kita melaksanakan Siraman Sedudo, ini merupakan tradisi turun temurun yang tidak akan kita lepas ataupun punah , karena Sedudo merupakan satu satunya obyek wisata yang sudah ratusan tahun kita punyai, kita harus bangga menjadi orang Nganjuk, sududo ini sudah dikenal se Indonesia bahkan ke manca negara, " Ungkapnya.
Dengan mandi di air terjun Sedudo kita bisa menjadi awet muda, bisa menyembuhkan segala macam penyakit meski ini hanya menjadi sebuah lantaran hanya Tuhan yang bisa menybuhkan dari segalanya., selain itu juga terkabulkan apa yang menjadi keinginan, dan yang pasti ke hal yang positif.
Pesan bupati Marhaen kalau di Sedudo dijaga lisanya atau ucapan, pikiran jugak tindak tanduknya, biar kita selamat dan diberikan kelancaran dan kesuksesan.
Acara Siraman Sedudo kali ini dilengkapi dengan prosesi Ruwat Bumi Tulak Tumbal Sengkolo yang dilakukan sebelum ritual siraman . ( rdks)





0 Komentar