Bupati Nganjuk Dukung Program Mahasiswa Berdampak Mobilitas Akademik Unesa Surabaya

 


Surabaya,radarmerahputih.com- Peluncuran Universitas Negeri Surabaya (UNESA) resmi meluncurkan Program Mahasiswa Berdampak: Mobilitas Akademik untuk Semester Gasal Tahun Akademik 2026/2027. Kick Off program yang mengusung tema "Bersinergi dalam Keberagaman, Berinovasi untuk Negeri" itu juga dirangkaikan dengan peluncuran maskot baru UNESA serta peringatan Dies Natalis ke-62 kampus tersebut, Selasa (28/7/2026).

Program ini menjadi salah satu langkah strategis UNESA dalam mendorong mahasiswa memperoleh pengalaman belajar di luar kampus melalui mobilitas akademik yang berorientasi pada inovasi, pengabdian kepada masyarakat, serta kontribusi nyata bagi pembangunan di berbagai daerah.

Peluncuran program dihadiri sejumlah pejabat dan tokoh, di antaranya Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Prof. Dr. Fauzan, M.Pd., Rektor UNESA Prof. Dr. Nurhasan, M.Kes., Wakil Rektor Bidang Pendidikan, Kemahasiswaan, dan Alumni Prof. Dr. Martadi, M.Sn., Direktur Pendidikan dan Transformasi Pendidikan Prof. Rooselyna Ekawati, Ph.D., serta Bupati Nganjuk Dr. Drs. H. Marhaen Djumadi, M.M., M.B.A.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi menyatakan Pemerintah Kabupaten Nganjuk siap mendukung penuh pelaksanaan Program Mobilitas Akademik UNESA. Menurutnya, kehadiran mahasiswa di tengah masyarakat akan memberikan manfaat bagi berbagai sektor, mulai pendidikan, pengabdian sosial, hingga pendampingan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

"Kami percaya kolaborasi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi adalah kunci utama menghadirkan inovasi yang berdampak nyata. Semoga para mahasiswa tidak hanya membagikan ilmunya, tetapi juga belajar nilai keberagaman, gotong royong, dan kepemimpinan di lapangan demi mewujudkan Indonesia Emas 2045," ujar Marhaen kepada  media ini Selasa (28/7/2026).



Melalui Program Mahasiswa Berdampak, mahasiswa UNESA akan diterjunkan ke berbagai sektor strategis. Di bidang industri dan infrastruktur, mahasiswa akan terlibat dalam proyek lapangan, laboratorium sains, hingga kolaborasi di sektor kepelabuhanan dan logistik. Sementara di bidang pendidikan dan sosial, mahasiswa akan melaksanakan pengabdian di sekolah-sekolah serta bersinergi dengan Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur untuk mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Selain itu, program ini juga mencakup pendampingan pengembangan produk UMKM dan ekonomi kreatif sebagai upaya memperkuat daya saing pelaku usaha lokal melalui inovasi dan pemberdayaan.

Melalui program tersebut, UNESA menegaskan komitmennya dalam mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat serta berkontribusi dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045. ( **)

Posting Komentar

0 Komentar