Peringati HLUN Ke-30, Dinkes Magetan Gandeng IDI Gelar Bakti Sosial dan Pemeriksaan Kesehatan Lansia di PSTW

 

MAGETAN, radarmerahputih.com – Dinas Kesehatan Kabupaten Magetan menggelar bakti sosial dalam rangka memperingati Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) ke-30 Tahun 2026 di UPT Pelayanan Sosial Tresna Werdha (PSTW) Magetan, Selasa (7/7/2026). Kegiatan tersebut diisi dengan senam lansia, penyuluhan kesehatan, hingga pemeriksaan kesehatan sebagai upaya meningkatkan kualitas hidup para penghuni panti.


Kegiatan ini melibatkan berbagai pihak, salah satunya Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Magetan yang bertepatan juga tengah memperingati Hari Bakti Dokter Indonesia ke-118.


Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Magetan melalui Sub Koordinator Kesehatan Keluarga dan Gizi Dinkes Magetan dr Elisa Candrasari menjelaskan, kolaborasi tersebut menjadi bentuk sinergi dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada para lansia.


"Hari ini kami mengadakan kegiatan dalam rangka Hari Lanjut Usia Nasional ke-30 Tahun 2026. Pada kegiatan HLUN tahun ini kami mengadakan serangkaian acara berupa pemeriksaan kesehatan dan penyuluhan kesehatan. Dalam pelaksanaannya kami juga bekerja sama dengan IDI Cabang Magetan yang saat ini sedang memperingati Hari Bakti Dokter ke-118," ujarnya.


Sejak pagi, para lansia mengikuti senam bersama sebagai pembuka kegiatan. Selanjutnya mereka mendapatkan penyuluhan mengenai kesehatan di usia lanjut sebelum mengikuti pemeriksaan kesehatan oleh tim dokter dari IDI Cabang Magetan.


"Rangkaian kegiatannya dimulai dengan senam lansia, kemudian penyuluhan kesehatan, dan kegiatan terakhir adalah pemeriksaan kesehatan yang dilaksanakan oleh IDI Cabang Magetan," katanya.


Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya meningkatkan pelayanan kesehatan bagi para lansia, khususnya penghuni UPT PSTW Magetan.


"Tujuan kegiatan hari ini adalah mewujudkan pelayanan kesehatan lansia, terutama bagi penghuni UPT PSTW, sehingga mereka dapat meningkatkan kualitas hidupnya," jelasnya.


Saat ini, UPT PSTW Magetan menampung sekitar 140 lansia. Namun tidak seluruhnya dapat mengikuti kegiatan karena sebagian mengalami kondisi ketergantungan sedang hingga berat.


"Total penghuni lansia di sini ada 140 orang. Namun tidak semuanya bisa mengikuti kegiatan karena ada beberapa yang memiliki tingkat ketergantungan sedang sampai total sehingga tidak memungkinkan untuk ikut," ungkapnya.


Ia juga menjelaskan, penghuni UPT PSTW Magetan tidak hanya berasal dari Kabupaten Magetan. Panti tersebut juga menerima lansia dari sejumlah daerah di wilayah eks Karesidenan Madiun.


"Penghuni di sini merupakan gabungan dari beberapa daerah seperti Magetan, Ponorogo, dan Pacitan, sehingga asal lansianya cukup beragam," tambahnya.


Melalui kegiatan tersebut, Dinas Kesehatan berharap para lansia tidak hanya memperoleh pelayanan kesehatan, tetapi juga mendapatkan semangat dan hiburan melalui aktivitas bersama.


"Harapannya kami bisa memberikan dukungan kepada para lansia di panti ini agar kualitas hidup mereka semakin baik. Selain itu, kami ingin memberikan semangat sehingga mbah-mbah yang ada di sini merasa senang dan terhibur dengan adanya kegiatan ini," pungkasnya.(ard)

Posting Komentar

0 Komentar