Nganjuk, radarmerahputih.com - Pemerintah Kecamatab Kertosono, Kabupaten Nganjuk Jawa Timur menggelar kegiatan Pawai Budaya dan Pembangunan dalam rangka Memperingati HUT ke 81 Republik Indonesia tahun 2026 ,pada Hari Kamis ( 27/08) pagi hari.
Pawai Budaya ini tingkat pelajar se-Kecamatan Kertosono digelar dan diberangkatkan oleh Camat Kertosono Widi Cahyono, S.STP, M.Si. bersama forpimcsm, Kapolsek Kertosono Kompol Joni Suprapto, S.H.. ,Danramil 0810/06 Kertosono (Nganjuk) Kapten Inf. Yono Periyo (atau Yono Priyo).juga panitia PHBN Kertosono .
Pawai Budaya dan Pembangunan tersebut diikuti dari dunia pendidikan mulai dari dari SMP, MTs, SMA, MA, hingga SMK Negeri maupun Swasta se-Kecamatan Kertosono .
Salah satu peserta yang menjadi pusat perhatian penonton disepanjang jalan mulai dari start hingga finish ialah barisan dari SMPN 2 Kertosono dengan tema “Kerajaan Majapahit: Warisan Agung Nusantara.”
Sebelum memberangkatkan peserta pawai, Camat Kertonsono dalam sambutanya, " Saya sangat bangga dengan kalian kalian, juga para guru dan kepala sekolah yang ada di wilayah Kecamatan Kertosono ini, antusias yang tiada tandingnya , semua pelajar di Kertosono ikut ambil bagian dalam memeriahkan HUT Ke 81 tahun 2026 ini, " Ungkap Camat.
" Pesan saya, jaga kesehatan juga kekompakan dan kedisiplinan, Jangan ada yang arogan, biarkan pawai ini berjalan lancar dari awak hingga akhir, " Pesan camat.
Sementara Marzuqi kepala SMPN 2 Kertosono menyatakan bahwa, " Di Acara Pawai Budaya dan Pembangunan ini kami dari SMPN 2 Kertosono ikut ambil bagian dalam Barisan, dan saat ini kami dengan
Mengusung tema ":Kembali Kejayaan dan Semangat Persatuan Majapahit, " Ujar Marzuqi kepada media ini.
Dengan kisah Majapahit ini kejayaan Kerajaan Majapahit sebagai simbol persatuan, keagungan budaya, serta semangat juang yang menyatukan seluruh Nusantara.
“Saya berharap generasi bangsa tidak melupakan sejarah kejayaan Majapahit, dan juga agar memperkuat rasa nasionalisme, persatuan, dan kesatuan sebagaimana Patih Gajah Mada dulu mempersatukan Nusantara.” harapnya
Kerajaan Majapahit mencapai puncak kejayaannya pada masa pemerintahan Raja Hayam Wuruk didampingi Mahapatih Gajah Mada, yang berkuasa antara tahun 1350–1389 Masehi. Di masa itulah wilayah kekuasaan Majapahit membentang luas, menyatukan hampir seluruh kepulauan Nusantara berkat tekad dan kesetiaan persatuan yang tak tergoyahkan.
Barisan para siswa SMPN 2 Kertosono tampil memukau mengenakan busana kerajaan, atribut pejabat, dan pakaian adat yang menggambarkan kemegahan masa Majapahit. Penampilan tersebut tak hanya menjadi pusat perhatian warga, tetapi juga menyampaikan pesan kuat: bahwa di balik kemegahan kerajaan itu, ada satu hal yang paling berharga persatuan.
Marzuqoh menambahkan, kesadaran akan sejarah kejayaan bangsa adalah fondasi rasa cinta tanah air yang tak boleh pudar. Lewat pawai ini, para siswa diajak untuk tidak sekadar menghias diri, tetapi menghayati semangat Sumpah Palapa yang diucapkan Gajah Mada janji untuk tidak menikmati buah palapa sebelum berhasil menyatukan seluruh Nusantara. ( sw)




0 Komentar