Pasuruan - radarmerahputih.com-Impian warga Kelurahan Bukir, Kecamatan Gadingrejo, Kota Pasuruan untuk memiliki sarana olahraga mulai menemukan titik terang. Rencana pembangunan lapangan olahraga di wilayah tersebut mendapat respons positif dari Pemerintah Kota Pasuruan.
Kabar tersebut semakin menguat setelah Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga ( Disparpora ) Kota Pasuruan, Dyah Ermitasari bersama jajaran turun langsung ke lokasi, Senin (14 September 2026). Kedatangan mereka untuk melakukan pengukuran lahan sekaligus menghitung kebutuhan tanah urug berdasarkan luasan area yang akan digunakan.
Selain itu, Disparpora juga berdialog dengan perwakilan warga Bukir, termasuk pengurus RW dan kalangan pemuda. Dalam rembuk tersebut, Disparpora menjelaskan bahwa pertemuan ini membahas rencana pembangunan atau pembuatan lapangan sarana olahraga tahun 2026.
" Jadi, mungkin kedepan tidak hanya untuk sepak bola saja. Sementara ini untuk lapangan sepak bola dengan luasan 78 x 110, artinya sudah standar ", jelas Kepala Disparpora.
Ia berharap pembangunan bisa terlaksana tahun ini dan saat ini tinggal menunggu pengesahan dalam P-APBD 2026. " Karena ini masih belum pasti, kita tidak bisa pastikan ".
" Tapi rencana sudah ada, ini memang sesuai dengan usulan dari warga yang memang berdasarkan informasi bahwa ini sudah lama diusulkan melalui musren tingkat kelurahan ", tambahnya.
Sementara itu, kehadiran Pemerintah Kota Pasuruan melalui Disparpora ini disambut antusias warga. Hal ini diungkapkan langsung oleh Dodi Suwanto, Ketua RW 07. Ia mewakili warga mengaku sangat bersyukur.
" Alhamdulillah saya selaku ketua RW 07 dan mewakili warga sangat bersyukur. Kami berharap agar ini dilaksanakan secepatnya untuk direalisasi biar masyarakat Bukir bisa memakai lapangan ini ", ujarnya.
Menurut Dodi, usulan lapangan ini sudah disampaikan selama 10 tahun. " Selama ini kelurahan Bukir tidak punya lapangan, dengan adanya lapangan ini warga sangat gembira sekali ", katanya.
Sementara, hal senada disampaikan oleh Roni, salah satu pemuda dari warga RW 05. Ia mengaku senang karena selama ini pemuda Bukir harus menyewa lapangan di luar wilayah untuk latihan.
" Kedepan saya berharap agar pada sewa lapangannya ada jalur khusus untuk warga Bukir yang sudah susah payah, swadaya dari awal untuk membuat lapangan ini ", harapnya.
Sementara pula, dalam hal ini H. Aris Ubaidillah, selalu Anggota DPRD Kota Pasuruan yang menjadi penyambung aspirasi warga, mengatakan warga sudah tidak sabar menunggu anggaran cair. Karena itu, bersama warga ia izin kepada Walikota dan Dispora untuk melakukan kerja bakti.
" Warga ini sudah tidak sabar menanti anggaran dari Pemerintah, sehingga saya mendampingi warga pamit kepada Walikota dan Dinas untuk diizinkan secara swadaya, kerja bakti, potong rumput sambil menunggu anggaran disahkan ", ujarnya.
Menurut Aris, selama 2 bulan lahan yang awalnya sawah terbengkalai kini sudah diratakan. Saat ini lapangan sudah digunakan latihan oleh tim SSB Kelurahan Bukir, meski belum bisa dipakai 100% karena tanah masih belum merata.
" Sebelum Dispora melakukan pelaksanaan, kita tetap berikhtiar, dengan cara gotong royong warga, sehingga lapangan ini tetap bisa dipakai. Kami sangat berterima kasih kepada seluruh jajaran, baik Walikota dan Dispora masyarakat Bukir bisa dipastikan memiliki lapangan sepak bola ", pungkasnya. (Syah)


0 Komentar