Nganjuk,radarmerahputih. Com - Perputaran roda ekonomi kerakyatan nasional menunjukkan tren yang sangat menggembirakan. Berdasarkan data Sistem Informasi Manajemen Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Simkopdes) per 15 September 2026, nilai transaksi nasional Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih telah menembus angka Rp.206 miliar, yang tersebar di 312 dari 514 kabupaten/kota di Indonesia.
“Kami atas nama Aliansi Biru Ceria (ABC-red) mengapresiasi keberhasilan Kabupaten Nganjuk sukses keluar sebagai Peringkat 1 Nasional untuk kategori nilai transaksi tingkat kabupaten/kota dengan raihan fantastis mencapai Rp15,20 miliar” papar Aven Januar dihadapan Media di Surabaya, Selasa Siang (22/9/2026).
Ditengah pesimistis rakyat Indonesia dan juga tekanan ekonomi Internasional, Aven menambahkan bahwa keberhasilan Nganjuk menjadi bukti nyata bahwa masyarakat Nganjuk mampu menggerakkan ekonomi lokal berdasarkan amanat Presiden Prabowo Subianto.
“Prestasi gemilang ini tidak lepas dari Figur Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi yang mampu memimpin, mengorganisir serta memanagerial Koperasi Desa di Seluruh wilayah Kabupaten Nganjuk,” papar Aven Januar yang juga mantan Aktifis Reformasi 98 ini.
Menurutnya, figur Marhaen Djumadi merupakan sosok yang visioner khususnya terkait pengembangan ekonomi kerakyatan di wilayah pedesaan. Beliau mampu menggerakkan potensi ekonomi lokal dari tingkat desa menjadi kekuatan penggerak utama dari KDMP yang ada.
“Diharapkan selanjutnya, kinerja Bupati Marhaen ini didukung oleh komitmen birokrasi dan partisipasi aktif masyarakat, masyarakat Nganjuk tidak lagi pesimis terhadap Program KDMP seperti halnya pendapat di dunia maya,” jelas Aven Januar.
Terakhir, Aven menambahkan bahwa KDMP Kab Nganjuk berhasil menjadi kebanggaan Warga Jawa Timur karena bisa meraih prestasi nasional tersebut. KDMP Nganjuk saat ini telahmenjadi percontohan Nasional maupun Regional Jawa Timur, khususnya di wilayah pedesaan yang selama ini tertinggal secara ekonomi.
“Jika KDMP berperan aktif menjadi motor penggerak ekonomi desa, maka kesejahteraan warga desa bukanlah hal yang naif, saatnya Warga desa merebut kesejahteraannya melalui berperan aktif di KDMP masing-masing,” pungkas Aven Januar.
(**)


0 Komentar