Ketegangan Mereda.....Mediasi Oleh Bupai Nganjuk, Perseteruan Kasat Pol PP Nganjuk dengan Warga Bogo Yang Viral di Medsos

 



Nganjuk, radarmerahputih.com- Perseturuan antara Kasat Pol PP dengan seorang warga kelurahan Bogo Nganjuk, akhirnya berujung damai . Setelah semuanya dipertemukan dan dimediasi oleh bupati nganjuk Marhaen Djumadi, mereka sepakat berdamai dan tak ada lagi miskomunikasi.

Miskomunikasi yang sempat viral di nedsos dan sempat menarik perhatian publik antara  Nafhan Tohawi Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Kabupaten Nganjuk dengan seorang warga berinisial SA akhirnya berujung damai. Kedua belah pihak sepakat saling memaafkan setelah dimediasi langsung oleh Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi.

Kesepakatan damai ini dari kedua belah pihak tersebut menjadi bahan evaluasi bersama dalam mewujudkan pelayanan publik dan penanganan aduan warga secara kondusif di Kabupaten Nganjuk.
 
Proses mediasi kekeluargaan tersebut digelar di Pringgitan Pendopo Kabupaten Nganjuk pada Jumat pagi (16/10/2026). Pertemuan yang berlangsung selama kurang lebih 1,5 jam itu turut dihadiri oleh praktisi hukum asal Nganjuk, Anang Hartoyo.
 
Suasana hangat terlihat usai mediasi usai. Kasatpol PP Nganjuk, Nafhan, bersama SA, warga Kelurahan Bogo, Kecamatan Nganjuk, tampak berjabat tangan erat sebelum meninggalkan lokasi sebagai penanda bahwa kesalahpahaman telah terselesaikan secara tuntas.
 
Saat dikonfirmasi seusai mediasi, Nafhan Tohawi Kepala Sat Pol PP Nganjuk menyampaikan apresiasi atas langkah cepat dan responsif yang diambil oleh Bupati Nganjuk dalam menyelesaikan dinamika tersebut.
 
”Semoga Satpol PP ke depan dapat memberikan pelayanan yang lebih optimal dan humanis dalam merespons setiap aduan masyarakat,” ujar Nafhan.
 
Senada dengan hal tersebut, Slamet warga Kelurahan Bogo juga menyampaikan terima kasih atas iktikad baik penyelesaian konflik ini. Ia berharap insiden serupa tidak kembali terulang dan dapat menjadi momentum perbaikan kinerja instansi terkait.
 
”Harapan saya, Satpol PP dapat memberikan pelayanan masyarakat yang lebih baik demi mewujudkan tata kelola pemerintahan yang responsif,” kata SA.
 (Rdks)

Posting Komentar

0 Komentar