KONI Nganjuk Buka Penjaringan Ketua Baru, Pastikan Keberlanjutan Organisasi dan Pembinaan Prestasi Atlet di Kabupaten Nganjuk

 



Nganjuk,radarmerahputih. Com- – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Nganjuk mulai memproses pergantian kepemimpinan setelah Ketua Umum terpilih pada awal 2026 meninggal dunia.

Proses tersebut dilakukan untuk memastikan keberlanjutan organisasi dan pembinaan prestasi atlet di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur.

KONI Nganjuk membentuk Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP) untuk membuka tahapan pendaftaran bakal calon ketua umum yang baru. Hingga batas akhir pendaftaran dan pengembalian berkas pada 22 Oktober 2026, tercatat hanya satu orang yang mengembalikan berkas dan dinyatakan memenuhi persyaratan.

Ketua TPP KONI Nganjuk, Rasyid Anggara, mengatakan, pembentukan tim tersebut merupakan bagian dari mekanisme organisasi untuk mengisi kekosongan kepemimpinan sekaligus menjaga keberlangsungan program kerja KONI.

"Kehilangan almarhum tentu menjadi duka yang sangat mendalam bagi kita semua. Namun, roda organisasi dan semangat pembinaan atlet di Kabupaten Nganjuk tidak boleh berhenti. Oleh karena itu, sesuai dengan AD/ART KONI, TPP dibentuk untuk menjalankan mekanisme penyaringan dan penjaringan Ketua Umum yang baru secara transparan, adil, dan akuntabel," ujar Rasyid, Kamis (22/10/2026).

Ia mengajak seluruh elemen cabang olahraga (cabor) di Kabupaten Nganjuk untuk berpartisipasi mengawal proses pergantian kepemimpinan tersebut agar berjalan sesuai mekanisme yang telah ditetapkan.

Menurut Rasyid, KONI Nganjuk membutuhkan figur yang memiliki dedikasi, integritas, serta visi untuk mengembangkan olahraga daerah. Kepemimpinan baru diharapkan mampu melanjutkan pembinaan atlet dan meningkatkan prestasi Nganjuk dalam berbagai kejuaraan.


"Kami mengundang figur-figur terbaik daerah yang memiliki dedikasi, integritas, serta visi besar untuk memajukan olahraga Nganjuk. Harapannya, sosok yang nantinya terpilih mampu meneruskan cita-cita mulia almarhum serta membawa prestasi olahraga Kabupaten Nganjuk ke tingkat yang lebih tinggi," tambahnya.

Dalam proses penjaringan, TPP menetapkan sejumlah tahapan, mulai dari pengambilan dan pengembalian dokumen administrasi, penyerahan surat dukungan resmi dari pengurus cabang olahraga anggota KONI Nganjuk, hingga verifikasi dan validasi berkas persyaratan bakal calon.

Setelah seluruh tahapan pendaftaran ditutup pada 22 Oktober 2026, TPP mencatat satu bakal calon yang telah mengembalikan berkas dan dinyatakan memenuhi persyaratan. Calon tunggal tersebut selanjutnya akan mengikuti tahapan Musyawarah Olahraga Kabupaten Luar Biasa (Musorkablub).
Rasyid menyebut Musorkablub dijadwalkan berlangsung pada 1 November 2026. Forum tersebut menjadi tahapan lanjutan dalam proses penentuan Ketua Umum KONI Kabupaten Nganjuk yang baru.

"Selanjutnya, calon tunggal ini akan dibawa ke tahapan puncak, yaitu pelaksanaan Musyawarah Olahraga Kabupaten Luar Biasa (Musorkablub) yang dijadwalkan pada 1 November 2026 mendatang," pungkasnya.

🐔
Melalui proses tersebut, KONI Nganjuk diharapkan segera memiliki kepemimpinan baru yang dapat menjalankan roda organisasi, melanjutkan program pembinaan, serta menjaga kesinambungan persiapan atlet menghadapi agenda kompetisi mendatang. (*)

Posting Komentar

0 Komentar