Diduga PT Gereatwall Drilling Asia Pasific(GWDC) Langgar Kesepakatan Prosedur Rekrutmen Tenaga Kerja.

 


Tanggamus radarmerahputih.com Di anggap tak sesuai dengan kesepakatan rekrutmen tenaga kerja PT Gereatwall drilling asia pasific(GWDC) menuai kritikan dari berbagai elemen masyarakat,selasa 1 juli 2025.


Berdasarkan keterangan nara sumber yang enggan di publikasikan identitasnya menjelaskan kepada awak media hasil keputusan rapat tentang prosedur penerimaan tenaga kerja PT. Gereatwall drilling asia pasific(GWDC) beberapa waktu yang lalu.


"Waktu saya ikut rapat di PGE , disitu ada Kapolsek ,danramil dan beberapa kepala pekon dan beberapa perwakilan pimpinan perusahaan,dan termasuk kami juga hadir disitu” jelas nara sumber kepada awak media.


Masih dalam penjelasanya,

”Jadi salah satu kesepakatan dalam rapat tersebut menerangkan bahwa pengajuan lamaran kerja oleh masyarakat minimal ber ijazah smp dan umur minimal 45 kebawah, hasil keputusan bersama alokasi tenaga kerja adalah 64 orang,dan 4 orang di peruntukan bagi ormas,hasil keputusan pun telah di setujui saat rapat muspika kecamatan Ulubelu” ucap nara sumber.


Namun pada saat pelaksanaan di dapati ketidak sesuaian dengan kesepakatan awal,jumlah yang telah di tentukan bahkan mengalami penambahan.


 Tentunya itu menjadi persoalan sehingga rapat pembahasan rekrutmen tenaga kerja seakan hanya formalitas walaupun di hadiri oleh pihak kecamatan,kapolsek beserta danramil dan beberapa lapisan elemen masyarakat.


Terparahnya lagi adalah di saat verefikasi pengumuman terdapat pelanggaran aturan tentang batas usia maxsimal, keputusan batas usia maximal adalah 45 tahun namun kenyataannya terdapat usia 48 tahun lolos verivikasi.


 

Kesimpulanya adalah pihak PT greatwall driling asia pasific (GWDC) telah melanggar peraturan yang mereka buat sendiri dan di sepakati bersama oleh seluruh anggota rapat beberapa waktu lalu.


Manager PT greatwall driling asia pasific (GWDC) Sutanto tidak tersambung saat di hubungi menggunakan via handphone.


Sehingga dalam waktu dekat tim awak media akan menemui langsung Sutanto guna mendapatkan informasi terkait persoalan dugaan pelanggaran kesepakatan dalam prosedur rekrutmen tenaga kerja PT greatwall driling asia pasific (GWDC)


( Kabiro/Tim )

Posting Komentar

0 Komentar